Suara.com - Kebanyakan wanita sering kali malu jika mengeluarkan suara desahan atau erangan ketika berhubungan seksual.
Padahal suara desahan itulah yang akan membuat berhubungan seksual lebih menyenangkan dan membantu diri sendiri maupun pasangan mencapai klimaks.
Tetapi dr Zhana Vrangalova, seorang profesor NYU perihal seksualitas manusia dilansir dari dailystar.com, mengatakan ada pula wanita yang sengaja mengeluarkan suara desahan hanya untuk membuat pasangannya bahagia.
Menurut mereka, suara erangan tersebut cara terbaik untuk membuat pasangan lebih bergairah dan mudah mencapai kepuasan.
Sedangkan para peneliti justru menemukan bahwa suara desahan perempuan bisa membuat pasangan lebih percaya diri dan puas saat berhubungan seksual.
Karena, pasangan pasti berpikir bahwa kita menikmati hubungan seksual jika mengeluarkan suara desahan.
"Tujuan utama suara desahan itu untuk menunjukkan bahwa mereka (wanita) tidak acuh atau menikmati hubungan seks bersama pasangannya. Karena itu mengeluarkan suara desahan lebih baik daripada hanya diam tak bersuara apapun," kata dr Aaron Ben-Zeev.
Ia juga mengatakan suara desahan saat berhubungan intim bagaikan transfer gairah dari wanita ke pria. Sehingga suasana hubungan seksual akan lebih intim dan menyenangkan.
Hal ini juga membantu akan semangat pria berhubungan seksual tidak menurun di tengah berhubungan intim karena tidak ada 'perlawanan' dari pasangannya.
Baca Juga: Barbie Kumalasari Ngaku Harus Orgasme 10 Kali, Ternyata Ini Manfaatnya!
Berita Terkait
-
Geger Suara Desahan Wanita dari Speaker GBK, Manajemen Salahkan Petugas Lalai
-
Lisa Mariana Ngaku Cuma Hubungan Intim dengan Ridwan Kamil, Tapi Bukan Berarti Masih Perawan
-
Hubungan Intim Setelah Imsak Apakah Membatalkan Puasa?
-
10 Aktivitas Seksual yang Sering Bikin Malu, Padahal Tak Masalah
-
Cegah Kehamilan, 10 Penyebab Kondom Bocor Ini Wajib Diwaspadai
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien