Suara.com - Lelaki yang memiliki kerabat dekat penderita kanker payudara memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.
Ya, meski anak lelaki tidak mengembangkan payudara seperti halnya anak perempuan selama masa pubertas, mereka masih memiliki sejumlah kecil jaringan payudara di belakang puting, tempat kanker payudara dapat berkembang. Demikian dijelaskan Macmillan Cancer Support, seperti dilansir dari The Independent.
“Sampai masa pubertas, jaringan payudara pada anak lelaki dan perempuan adalah sama. Keduanya memiliki sejumlah kecil jaringan payudara di belakang puting dan areola (area kulit yang lebih gelap di sekitar puting),” kata badan amal tersebut.
"Ini terdiri dari beberapa tabung kecil (saluran) yang dikelilingi oleh jaringan lemak, jaringan ikat, pembuluh darah dan pembuluh limfatik," sambungnya.
Pada Oktober 2018, para peneliti di Klinik Mayo di Florida telah mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan vaksin anti-kanker baru yang diyakini akan mencegah berulangnya jenis kanker payudara yang agresif, dengan harapan memberi manfaat bagi sejumlah perempuan dan lelaki yang terkena dampaknya.
Jadi, seberapa umum bagi seorang lelaki untuk didiagnosis kanker payudara, tanda-tanda apa yang harus diwaspadai oleh lelaki, dan bagaimana pengobatannya?
Ini semua yang perlu Anda ketahui tentang kanker payudara pada lelaki.
Seberapa umumkah kanker payudara pada lelaki?
Sekitar 390 lelaki didiagnosis menderita kanker payudara setiap tahun di Inggris dibandingkan dengan 54.800 perempuan, demikian menurut Cancer Research UK.
Lelaki berusia antara 60 dan 70 tahun lebih sering didiagnosis dengan penyakit ini.
Baca Juga: 5 Manfaat Kesehatan Temu Kunci, Bisa Cegah Kanker Payudara Juga
Selain itu, lelaki yang memiliki kadar estrogen tinggi juga memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara.
Seperti halnya perempuan, jika seorang lelaki memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara di masa lalu, maka peluangnya untuk terkena kanker payudara akan meningkat.
Sekitar 3 dari 100 kanker payudara yang didiagnosis pada perempuan diperkirakan disebabkan langsung oleh gen kanker yang diwariskan (sekitar tiga persen). Pada lelaki ini mungkin lebih umum terjadi, demikian jelas Cancer Research UK.
Dokter berpikir bahwa antara 10 dan 20 dari setiap 100 kanker payudara yang didiagnosis pada lelaki disebabkan oleh gen kanker yang diwariskan (10 hingga 20 persen).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak