Apa gejalanya?
Gejala paling umum kanker payudara yang perlu diwaspadai lelaki adalah benjolan di jaringan payudara yang bisa dirasakan di dekat puting.
Benjolan yang memerlukan penilaian medis juga dapat ditemukan di area yang lebih jauh dari puting.
Tanda-tanda tambahan kanker payudara dapat mencakup gejala-gejala seperti cairan yang keluar dari puting, puting yang tertarik atau terasa sensitif, pembengkakan di daerah dada, bisul di daerah dada atau puting, atau kelenjar getah bening di daerah ketiak.
Macmillan Cancer Support menyarankan untuk mengunjungi dokter segera setelah Anda melihat adanya perubahan pada area payudara yang bisa sesuai dengan gejala yang disebutkan di atas.
Bagaimana memeriksa gejala kanker payudara sendiri?
His Breast Cancer, sebuah organisasi yang meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara pada lelaki, menjelaskan bagaimana lelaki dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
Pertama, berdirilah tanpa busana di depan cermin, letakkan tangan Anda di pinggul. Perhatikan baik-baik area dada Anda, perhatikan adanya perubahan pada puting Anda seperti pembengkakan atau bentuk puting yang tertarik ke dalam.
Kemudian, angkat lengan Anda ke atas kepala dan periksa area di sekitar dada dan ketiak Anda.
Langkah selanjutnya adalah merasakan dada Anda untuk segala benjolan yang potensial, yang dapat dilakukan dengan menggerakkan ujung jari Anda dalam gerakan memutar di sekitar area payudara.
Anda dapat melakukan ini baik dalam metode naik turun, melingkar atau pola irisan, tetapi cobalah untuk konsisten menggunakan metode yang sama.
Baca Juga: 5 Manfaat Kesehatan Temu Kunci, Bisa Cegah Kanker Payudara Juga
Selain itu, periksa area puting apakah ada cairan yang keluar.
Anda juga dapat memeriksa area dada dengan berbaring, meletakkan bantal di bawah bahu kanan dan menempatkan lengan kanan di atas kepala.
Dengan menggunakan ujung jari di tangan kiri Anda, tekan bagian dada dan ketiak, sebelum mengulangi proses di sisi lainnya.
Bagaimana pengobatannya?
Mayoritas lelaki yang didiagnosis menderita kanker payudara mungkin harus menjalani mastektomi, jelas Breast Health UK.
Prosedur ini kemudian akan diikuti oleh perawatan radioterapi yang ditargetkan pada area dada untuk membunuh sel kanker yang tersisa.
Diperlukan waktu antara empat hingga enam minggu untuk pulih dari mastektomi, sebagaimana diuraikan oleh NHS.
Seseorang yang menjalani mastektomi dapat memutuskan untuk melakukan prosedur rekonstruksi payudara setelahnya, untuk mengganti jaringan yang telah diangkat.
Seorang lelaki yang menjalani mastektomi mungkin harus menjalani kemoterapi dan terapi hormon setelahnya.
Ini dapat bergantung pada sejumlah faktor, seperti ukuran tumor kanker payudara dan apakah sel kanker telah menyebar atau tidak.
“Seperti halnya kanker payudara wanita, jika kanker tersebut terdeteksi pada tahap awal, penyembuhan mungkin dilakukan,” kata Breast Health UK.
Inilah sebabnya mengapa deteksi dini penting, karena sekali kanker menjadi ganas, prognosis dan kelangsungan hidup akan lebih buruk dan penyembuhan jangka panjang mungkin tidak mungkin dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian