Suara.com - Dunia hiburan tengah berduka. Aktor kenamaan senior Robby Sugara dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (13/6/2019) dini hari.
Dari penuturan menantunya, Ferdinan, Robby meninggal akibat penyakit jantung yang diidapnya. "Karena sakit jantung, tadi malam wafat jam 12 malam," jelas Ferdinan.
Dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 37% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah.
Penyakit ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kolesterol, tekanan darah tinggi, diabetes serta pola hidup yang tidak sehat.
Ada beberapa cara yang dapat digunakan pasien untuk membuat penyakit jantung yang mereka derita tidak bertambah parah, yaitu berolahraga.
Melansir Medline Plus dari NIH, olahraga teratur ketika seseorang memiliki penyakit jantung itu penting. Sebab aktivitas fisik dapat memperkuat otot jantung dan membantu mengelola tekanan darah serta kadar kolesterol.
Olahraga juga dapat membantu penderita menjadi lebih aktif tanpa nyeri dada atau gejala lainnya. Jika pasien juga menderita diabetes, ini dapat membantu mereka mengontrol gula darah.
Salah satu olahraga yang cocok adalah aerobik. Sebab aktivitas ini menggunakan jantung dan paru-paru dalam jangka waktu lama saat berolahraga.
Hal ini membantu jantung menggunakan oksigen lebih baik dan meningkatkan aliran darah. Aerobik dapat dilakukan apabila pasien ingin membuat jantungnya bekerja sedikit lebih keras namun tidak terlalu keras juga.
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Robby Sugara Minta Dimanja Anak-anaknya
Mulai dengan lambat. Pilih aktivitas aerobik seperti berjalan, berenang, jogging ringan, atau bersepeda. Lakukan ini setidaknya 3 hingga 4 kali seminggu.
Berita Terkait
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
7 Sepatu Adidas Terbaik untuk Olahraga Lari, Gym hingga Padel
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan