- Panglima TNI akan bentuk Batalion Olahraga untuk jaring atlet-atlet berprestasi.
- TNI rekrut atlet dari Proliga dan Liga 1 untuk persiapan SEA Games.
- Prajurit berprestasi di SEA Games diberi kenaikan pangkat luar biasa.
Suara.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengumumkan rencana pembentukan Batalion Olahraga di bawah Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Pusjaspermildas) Mabes TNI. Langkah ini bertujuan untuk menjaring atlet-atlet berprestasi yang akan dipersiapkan untuk mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
"Sekarang kami akan membuat Batalion Olahraga. Kami sudah merekrut pemain voli dari Proliga dan pemain bola dari Liga 1 dan Liga 2. Orang-orang inilah yang akan menjadi cikal bakal untuk berlaga di SEA Games dan Olimpiade," tutur Jenderal Agus di Istana Negara, Kamis (8/1/2026).
Apresiasi Atlet Berprestasi di SEA Games
Pengumuman ini disampaikan di sela-sela acara pemberian bonus bagi atlet SEA Games 2025. Dalam ajang tersebut, sebanyak 39 prajurit TNI berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi, Panglima TNI menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada dua peraih medali emas:
- Lettu Muhammad Alfi Kusuma (Taekwondo), dinaikkan pangkatnya menjadi Letnan Satu.
- Lettu Rizki Juniansyah (Angkat Besi), dinaikkan pangkatnya dua tingkat dari Letnan Dua menjadi Kapten.
Sementara itu, 37 prajurit berprestasi lainnya mendapatkan penghargaan berupa kesempatan mengikuti pendidikan sekolah perwira dan bintara.
Pujian Presiden untuk Rizki Juniansyah
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto secara khusus memuji prestasi lifter Rizki Juniansyah, yang berhasil memecahkan dua rekor dunia di kelas 79 kg putra pada SEA Games 2025.
"Saudara Rizki ini waktu Olimpiade dapat medali emas, direkrut ke TNI dengan pangkat Letnan Dua. Di SEA Games dapat emas lagi dan pecahkan rekor dunia. Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkatnya dua tingkat. Terima kasih atas kehormatan yang Anda bawa untuk bangsa," kata Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara
Rizki mengaku sangat terkejut dan bangga atas kenaikan pangkat luar biasa tersebut.
"Saya tidak menyangka. Ke depannya saya harus berjuang lebih baik lagi karena sekarang pundak saya membawa nama TNI dan negara Indonesia," tutur Rizki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret