Suara.com - Durian Sebabkan Kematian Mendadak? Ini Kata Dokter
Beberapa waktu lalu terdapat pesan berantai yang dikirimkan melalui WhatsApp yang mengatakan bahwa ada seorang pesepeda yang meninggal usai mengonsumsi durian. Dalam pesan tersebut disebutkan penyebab kematian mendadak pada pesepeda adalah buah durian karena kandungan kolesterol didalamnya
Nah bagaimana ya menurut penjelasan pakar? dr Andhika Raspati dari PPDS Kedokteran Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yang sering membagikan konten-konten menarik mengenai olahraga di akun Instagram pribadinya, @dhika.dr pun memberikan penjelasannya.
Menurut dr Dhika, durian mengandung kolesterol hanyalah mitos. Berkaca dalam kasus tersebut, ia mengatakan ada dua kondisi yang umumnya menjadi penyebab kematian mendadak setelah menjalani aktivitas fisik. Pertama, adalah serangan jantung dan kedua adalah gangguan pembuluh darah di daerah lain seperti otak dan paru-paru.
"Dua gangguan tersebut tidak terjadi setelah sekali makan durian di waktu tersebut. Karena setelah makan tubuh perlu waktu mencerna di lambung, di usus dan di pembuluh darah serta ke seluruh tubuh. Jadi nggak mungkin habis makan durian langsung kena serangan jantung," ujar dr Dhika dalam unggahannya di Instagram beberapa waktu lalu.
Lalu apa kemungkinan yang menyebabkan kematian pada pesepeda dalam pesan berantai tersebut? Dr Dhika mengatakan bahwa kemungkinan yang masuk akal pada pesepeda tersebut adalah riwayat penyakit sebelumnya yang mungkin tidak disadari oleh orang tersebut.
"Seperti tensi tinggi, lemak darah tinggi, diabetes atau penyakit jantung sebelumnya. Jadi jangan buru-buru menyalahkan durian. Yang paling penting mengenali kemampuan tubuh masing-masing," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026