Suara.com - Perempuan Bawa Anjing ke Masjid Diduga Depresi, 7 Tips Bantu Orang Depresi.
Peristiwa seorang perempuan mendatangi mesjid membawa anjing karena diduga depresi mencari suami yang menikah lagi menghebohkan dunia maya.
Ia pun mendapat beragam komentar di media sosial. Situasi ini cukup rumit, dan tentu dapat membuatnya semakin down dan tersudut hingga depresinya makin parah.
Sebenarnya bagaimana sih membantu orang depresi agar tidak terlalu jauh melakukan sesuatu yang berbahaya untuk dirinya dan orang lain. Ini 7 langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu orang sekitar Anda yang depresi dilansir Hello Sehat:
1. Waspadalah terhadap perubahan tingkah lakunya, sekecil apapun
Depresi bisa terjadi perlahan, hampir tak kentara. Gejala depresi juga terlihat berbeda pada pria dan perempuan. Jadi mungkin perlu beberapa waktu untuk melihat perubahan polanya atau siap menerima depresi sebagai kemungkinan penyebabnya.
2. Jangan tunggu sampai Ia benar-benar down
Membiarkan orang yang depresi tenggelam sebelum menawarkan bantuan adalah salah total. Depresi berat akan semakin sulit untuk ditangani, lebih mudah kambuh, dan akan semakin menebar duri dalam hubungan Anda berdua ke depannya.
Depresi yang makin parah dan tidak ditangani akan memperbesar risikonya untuk kecanduan alkohol, penyalahgunaan obat terlarang, kekerasan, hingga bahkan bunuh diri.
Baca Juga: Gara-gara Bawa Anjing ke Masjid, SM Terancam Dilaporkan 3 Kasus Sekaligus
3. Ajak ia pergi ke dokter
Berurusan denganorang yang depresi dan dalam penyangkalan memang tidak mudah. Tapi, dengan tidak mengatasi masalah ini, ia akan terus sakit atau malah memburuk, atau bahkan bunuh diri, sehingga Anda pun merasakan imbasnya juga.
Depresi tidak bisa disembuhkan tanpa perawatan intensif. Agar Anda bisa memulai proses penyembuhannya seoptimal mungkin, dekati is dengan perhatian dan dengan rencana matang. Jangan sembarangan mendiagnosisnya dengan berujar “Kamu depresi, ya?” atau memaksanya seperti “Pergi ke dokter, gih!”. Yang ada, mereka akan semakin menyangkal kondisinya.
Jika ia tidak mau konsul ke dokter sendirian, Anda hubungi dokter dulu dan jelaskan bahwa pasangan Anda mengalami depresi. Jelaskan apa saja gejalanya. Kemudian, buatkan janji untuknya dan temani dirinya saat konsul. Jika dia menolak, mintalah dia untuk melakukannya demi Anda dan anak-anak, untuk membuat Anda merasa lebih baik. Jika cara ini pun ditolak mentah-mentah, pergi ke dokter saat ia merasa sakit (misal lagi flu atau batuk pilek), dan selipkan pembicaraan ini saat konsultasi di ruang dokter.
4. Jangan mudah tersinggung ketika depresinya kambuh
Salah satu gejala utama depresi adalah cara pandang yang negatif. Semuanya terasa lebih buruk daripada seharusnya, dan di hari-hari tertentu akan terasa sulit baginya bahkan untuk sekadar bangkit dari tempat tidur di pagi hari. Jadi jangan tanggapi ia jika menunjukkan ketidakpedulian terhadap sekitar atau mengungkapkan hal yang tidak wajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI