Suara.com - Di Indonesia, tanaman tapak dara mungkin sudah tak asing lagi. Tanaman ini biasa tumbuh di halaman rumah warga atau semak-semak.
Baru-baru ini tanaman tapak dara cukup ramai diperbincangkan di Facebook. Banyak orang mempercayai tanaman tapak dara ini dapat menyembuhkan penyakit kanker.
Salah satunya Nieng Mutiara Nasa yang mengunggah air rebusan tapak dara beserta tanamannya. Ia berusaha meyakinkan bahwa minum air rebusan tapak dara sudah terbukti ampuh mengobati kanker.
"Siapa yg punya tanaman bunga ini. Ini diambil daunnya direbus bisa dan manjur sekali untuk pengobatan sakit kanker, sudah ada bukti saudara teman aku asal negara Filipina bisa sembuh total," tulis Nieng di Facebook.
Bahkan ia juga meyakinkan bahwa air rebusan daun tapak dara juga sangat bagus untuk pasien kanker leukemia jenis apapun. meskipun minum air ini terasa sangat pahit.
"Ada tambahan info ternyata bunga ini untuk semua jenis kanker ganas leukemia jangan ragu untuk meminumnya tapi rasanya pait banget seperti paitnya empedu," tambahnya.
Melansir dari Royal Botanic Garden, tanaman tapak dara ini juga dikenal sebagai periwinkle Madagaskar atau Vinca Rosea.
Tanaman ini telah digunakan sebagai pengobatan tradisional Tiongkok sejak lama guna mengobati berbagai macam penyakit, seperti diabetes hingga depresi.
Temuan terbaru, tanaman ini juga mengandung senyawa khusus yang memiliki sifat melawan kanker. Bahkan tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati limfoma dan leukemia hodgkin.
Baca Juga: Ereksi Selama 3 Bulan, Ternyata Pria Tua Ini Derita Kanker Kandung Kemih!
Para ilmuwan menemukan senyawa yang bersifat anti-kanker ini di biosintesis oleh alkaloid tanaman tapan dara. Alkaloid adalah senyawa kaya nitrogen yang diproduksi oleh tanaman.
Di Afrika, rebusan daun tanaman tapak dara ini juga digunakan dalam pengobatan tradisional mengatasi diabetes dan malaria.
Mereka menggunakan serbuk daunnya untuk mengobati radang dan nyeri sendi. Infus daunnya digunakan untuk mengendalikan pendarahan hebat saat menstruasi dan kram perut.
Ekstrak rebusan daunnya juga bermanfaat melindungi kulit dari sengatan serangga, seperti lebah. Lalu rebusan daunnya juga ampuh mengatasi gangguan pencernaan dan sembelit.
Selain daunnya, Anda juga bisa menggunakan akar tanamannya dengan cara direbus sebagai obat pencahar dan mengatasi sakit gigi.
Air rebusan akar tanaman tapak dara juga berguna untuk mengobati parasit usus dan disentri.
Berita Terkait
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
20 Tanaman Hias Tahan Panas dan Kering yang Tidak Mudah Layu Saat Kemarau
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Jangan Langsung Dibuang! 5 Sampah Dapur Ini Bisa Menyuburkan Tanaman
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional