Video / Lifestyle
Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:25 WIB

Suara.com - Kelenjar prostat pada lelaki berada di posisi yang lebih rumit dibanding rahim pada tubuh perempuan.

Inilah sebabnya proses operasi kanker prostat memerlukan teknologi teranyar seperti bedah robotik, untuk menurunkan risiko mengompol pasca operasi yang sangat menganggu.

Salah satu teknologi bedah robotik itu bernama da Vinci Xi yang punya kualitas 'tangan' menyerupai tangan dokter. Bahkan robot ini mampu berputar 180 derajat hingga punya kemampuan menjahit yang fantastis.

Pembahasan seputar bedah robotik di Indonesia ini semakin menyenangkan saat suara.com berbincang dengan Dokter Konsultan Urologi Onkologi Eka Hospital MT Haryono, Prof .dr.Agus Rizal A.H.Hamid,Sp.U, Subs.Onk(K),FICRS,PHD.

Obrolan juga menarik saat Prof. Agus bercerita bahwa dirinya menerima pasien yang berobat ke luar negeri, namun penanganannya tidak lebih baik dibanding dokter urologi yang ada di Indonesia.

Load More