Suara.com - Apakah Anda salah satu orang yang suka merokok sambil minum kopi? Banyak perokok aktif yang merasa kurang sesuatu ketika menyeduh kopi tanpa merokok.
Anda pasti tahu merokok bukan kebiasaan yang baik untuk kesehatan tubuh. Sedangkan, kopi setidaknya memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh kita.
Banyak sekali efek negatif dari merokok pada tubuh manusia. Hal itu misalnya memengaruhi paru-paru, membuat rambut berbau asap, kurang nafsu makan akibat nikotin, dan tidak mengasimilasi nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda.
Sedangkan kopi, dilansir dari Healthy Life Tricks, dapat meningkatkan suasana hati dan membantu pencernaan jika meminumnya setelah makan.
Selain itu, kopi juga merangsang aktivitas usus. Dengan begitu, Anda dapat mengatasi masalah sembelit dengan lebih mudah.
Meskipun kopi tidak disarankan bagi mereka yang menderita hipertensi karena minum satu cangkir kopi saja bisa memengaruhi tingkat darah tingginya.
Tetapi, apakah minum kopi sambil merokok tidak menimbulkan masalah?
Sebuah penelitian tahun 2004 silam menunjukkan pengaruh kombinasi kopi dan rokok pada tubuh manusia. Dalam penelitian ini, mereka fokus memperhatikan katup aorta dan pengaruh merokok sambil minum kopi di waktu bersamaan.
Mereka membagi peserta menjadi empat kelompok, yakni perokok sambil minum kopi, non-perokok minum kopi, perokok tidak minum kopi, dan non-perokok yang juga tidak minum kopi.
Baca Juga: Ahli Sebut Bukan Hanya Merusak Paru, Merokok Juga Bisa Sebabkan Kebutaan
Hasilnya, efek dari dua zat ini justru jauh lebih kuat ketika dicampurkan daripada ketika orang menikmatinya di waktu terpisah.
Peneliti menemukan katup aorta menjadi lebih kaku ketika orang merokok sambil menikmati kopi di waktu bersamaan.
Jika Anda tidak ingin mengalami kematian dini atau menderita penyakit kardiovaskular, ada baiknya mulai mengurangi kebiasaan buruk ini.
Apabila Anda terbiasa menghisap rokok sambil menyeduh kopi, mungkin Anda perlu melakukan detoksifikasi sebanyak 2 kali setahun guna membuang racun dalam tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?