Suara.com - Apa yang Anda lakukan saat hidung mampet? Mengembuskan udara dengan keras untuk mengeluarkan ingus memang biasa dilakukan. Namun, benarkah cara ini berhasil?
Dilansir dari timesofindia, cara ini ternyata justru memperparah flu. Sebuah tes yang dilakukan oleg Dr.J.Owen Hendley dan peneliti lain di University of Virginia mengungkapkan bahwa batuk dan bersin menyebabkan sedikit tekanan pada rongga hidung dibanding mengeluarkan ingus.
Faktanya, batuk dan bersin hanya menghasilkan sepersepuluh dibanding tekanan yang timbul akibat mengeluarkan ingus terlalu keras.
Selain itu, saat seseorang mengeluarkan ingus dengan keras, maka sekitar satu milimeter lendir masuk ke dalam sinus. Aktivitas ini juga memberi tekanan besar pada rongga hidung, yang setara dengan pembacaan tekanan darah diastolik seseorang.
Meskipun belum jelas apakah masuknya lendir ke sinus bisa berbahaya atau tidak, tetapi masuknya virus atau bakteri ke sinus saat Anda sakit bisa menyebabkan infeksi.
Cara terbaik untuk mengatasi hidung buntu adalah dengan mengeluarkan ingus secara perlahan. Bisa juga dengan mengambil dekongestan, obat untuk meredakan hidung tersumbat. Hal ini untuk mencegah penumpukan tekanan berlebih pada sinus.
Anda juga perlu memulai pengobatan untuk flu. Jangan menunggu satu atau dua hari untuk melihat apakah flu akan sembuh dengan sendirinya atau tidak.
Berita Terkait
-
Apakah Operasi Sinus Bikin Mancung? Ramai Dibahas gegara Hidung Baru Ria Ricis
-
Dari Flu hingga Hidung Tersumbat: Panduan Menenangkan Ibu Baru Saat Bayi Sakit
-
Jordi Onsu Jujur soal Alasan Operasi Plastik, Tak Beri Jawaban Klasik seperti Sakit Sinus
-
Kenali Gejala Hidung Tersumbat, IDI Kota Sragen Berikan Informasi Pengobatan
-
Jejak Digital Nikita Mirzani Ngaku Sinus dan Operasi Hidung, Netizen: Omongan Enggak Sinkron
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?