- Flu bayi umumnya disebabkan virus dan cukup ditangani dengan hidrasi serta istirahat, tanpa perlu antibiotik.
- Hidung tersumbat dapat diatasi dengan pijatan lembut dan balsam bayi, kecuali terdapat tanda bahaya seperti demam tinggi.
- Dukungan emosional dan kebersamaan antaribu penting untuk meredakan kecemasan ibu baru saat merawat bayi.
Suara.com - Menjadi ibu baru sering kali berarti menghadapi rasa cemas yang sulit dijelaskan. Ketika bayi terserang flu, batuk, atau hidung tersumbat, banyak ibu langsung membayangkan skenario terburuk. Padahal, sebagian besar keluhan tersebut adalah bagian dari proses tumbuh kembang dan bisa ditangani dengan langkah sederhana di rumah.
Menurut Dr. Mulki Angela, CIMI, Sp.A, Ph.D dari BMHS, flu pada bayi umumnya disebabkan oleh virus dan cukup ditangani dengan terapi suportif. Tidak perlu memberikan bayi antibiotik dan sejenisnya.
"Kebanyakan bayi akan membaik dengan istirahat cukup, hidrasi yang baik, dan perawatan suportif. Antibiotik tidak diperlukan kecuali ada infeksi bakteri, tuturnya dalam acara Dear Moms, We See You yang digelar Transpulmin bersama RS Bunda dan Supermom Indonesia di RSU Bunda Menteng, baru-baru ini.
Ia menggarisbawahi bahwa kecemasan sangat wajar, tetapi dapat diredakan dengan informasi yang tepat, dukungan emosional, dan sentuhan perawatan yang lembut.
Meski begitu tidak dapat dipungkiri ada beberapa hal yang paling sering membuat ibu muda cemas. Yuk kita bedah kekhawatiran ibu baru sekaligus penjelasan para ahli dan langkah-langkah praktis untuk mengatasinya.
1.Bingung Membedakan Hidung Tersumbat dengan Penyakit Serius
Hidung tersumbat sering kali menjadi penyebab bayi rewel, sulit tidur, hingga sulit menyusu. Kondisi ini membuat ibu baru cepat khawatir.
Menurut dr. Liem Hui Ling, M.Biomed, Head of Medical Affairs Menarini Indonesia, langkah sederhana bisa membantu.
“Hidung tersumbat bukan kondisi berbahaya. Dengan pijatan lembut dan balsam bayi berkandungan alami, napas bayi bisa lebih lega,” jelasnya.
Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Hidung Tersumbat Karena Pilek, Minum Air Lemon Bagus Gak?
Transpulmin sendiri memiliki varian Kids dan Baby yang mengandung eucalyptol, chamomile concentrate, serta kombinasi sage oil, camphor, dan menthol untuk membantu kenyamanan pernapasan.
2. Takut Salah Mengenali Tanda Bahaya
Bagi ibu baru, kekhawatiran paling besar adalah melewatkan sinyal penting. Para ahli mengingatkan bahwa ada beberapa red flags yang perlu diperhatikan, misalnya:
- demam tinggi berkepanjangan
- bayi tampak sangat lemah
- tidak mau menyusu
- napas cepat atau tarikan dinding dada
Ketika tanda-tanda ini muncul, segera hubungi tenaga kesehatan. Di luar itu, mayoritas keluhan harian masih tergolong aman untuk dikelola di rumah.
3. Ibu Sering Merasa Sendirian Menghadapi Hari-hari Penuh Kecemasan
Di acara ini, sesi healing dan grup hypnotherapy menjadi ruang penting untuk memperlihatkan bahwa tidak ada ibu yang sendirian. Banyak ibu yang sebenarnya merasakan kecemasan serupa.
Berita Terkait
-
Pertama di Indonesia, Selebgram Tasya Sayeed Rilis Micellar Water Untuk Bayi
-
Kamari Punya Kulit Sensitif, Jennifer Coppen Rekomendasikan Produk Perawatan Bayi dengan Tribiotik
-
Minyak Telon Masa Kini, Jawaban untuk Ibu yang Ingin Lebih dari Sekadar Hangat
-
Dukungan Sosial atau Ilusi Sosial? Realita Psikologis Ibu Baru
-
Kenali Gejala Hidung Tersumbat, IDI Kota Sragen Berikan Informasi Pengobatan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya