Suara.com - Ada banyak hal yang bisa menyebabkan anak terlambat bicara dan hal ini sering kali dikeluhkan orang tua kepada dokter.
Belakangan unggahan seorang ibu di Facebook tentang cara mengatasi anak terlambat bicara begitu menyita perhatian publik.
Putu Divyanisa melalui akun Facebooknya membagikan tips terapi rumahan agar anak cepat berbicara. Ia membagikan tips berupa tulisan dan video tata caranya.
Berdasarkan keterangannya ibu bisa melakukan terapi agar anak cepat berbicara dengan memijat bagian telinga Si Kecil secara rutin setiap hari. Tetapi, gerakan pijatan ini tidak bisa dilakukan sembarangan.
"1.Tekuk2 Telinga sebanyak 8×
2. Pijat Dari Atas Ke Bawah hitung 4×.... lanjut Di Pijat Dari bawah Ke Atas 4×
3. Di Tekan Ke Belakang pastikan telinga menempel kepala 8× hitungan
4. Tekan bagian Tengah 8× hitungan
5. Tekuk daun telinga Bagian bawah Masukkan Ke Dalam 8× hitungan," tulis Putu Divyanisa.
Ia menyarankan agar ibu melakukan terapi agar anak cepat berbicara ini dengan memijat kedua telinga anak secara bersamaan.
Selain itu, ia juga menegaskan agar ibu tidak melakukan terapi ini dengan cara memaksa agar anak tidak trauma.
Menurutnya, terapi rumahan ini sudah terbukti membuat anak cepat berbicara. Putu Divyanisa pun mengaku telah membuktikannya pada anaknya yang usia 2 tahun belum bisa berbicara dan di usia 3 tahun masih terbata-bata.
Karena terapi rumah ini, sekarang anaknya sudah bisa berbicara dengan lancar. Putu juga menyarankan ibu untuk melakukan terapi ini dengan sering mengajak anak berkomunikasi, bernyanyi dan membaca cerita.
Baca Juga: Asri Welas Ceritakan Perkembangan Anak Ketiganya yang Makin Membaik
Tetapi, perlu Anda pahami bahwa setiap anak memiliki perkembangan keterampilan dan kemampuan berbicara dalam rentang waktu berbeda. Ada yang lebih cepat dan ada pula yang jauh lebih lambat.
Sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir ketika anak belum bisa berbicara lancar seperti anak lain seumurannya sambil komunikasikan dengan dokter serta sering mengajaknya berkomunikasi. Jangan lupa pula konsultasikan dengan dokter jika anak terlambat bicara.
Berita Terkait
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi
-
Temuan Lima Koper Uang Rp5 Miliar Bea Cukai, KPK Usut Pemiliknya
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan