Suara.com - Salmafina Sunan mengatakan bahwa ia pernah mengalami stres hingga ia sempat melakukan percobaan bunuh diri.
"Pendorong kuatnya (untuk bunuh diri) ya stres-nya itu tadi. Ibaratnya ketika sudah teriak pada orang-orang tertentu tapi enggak ditolong," tuturnya pada Feni Rose dalam acara RUMPI: No Secret,
Menurutnya, pemicunya adalah orang-orang sekitar yang kebanyakan adalah pengikutnya di Instagram.
"Orang-orang di sekitar, apalagi kebanyakan mereka adalah followers aku yang bikin aku merasa kayak, 'i don't deserve to life'," sambungnya.
Ada beberapa perkataan dari pengikut Salmafina yang ternyata membuatnya sangat down.
"Ya mereka suka aja gitu ngomong kayak, 'ya lo bunuh diri, kek', 'lu mati aja, daripada kayak gini'," lanjutnya lagi.
Berkaca dari ucapan yang ditujukan pada Salmafina Sunan, berbicara kepada seseorang yang sedang stres atau mempunyai masalah kesehatan mental harus hati-hati karena mereka sedang dalam suasana hati yang sangat buruk.
Bahkan jika Anda memiliki niat baik pada mereka, jika tidak benar-benar memahami sifat penyakitnya maka akan menjadi berbahaya.
Depresi adalah kondisi medis yang memerlukan perawatan yang tepat dengan obat dan terapi.
Baca Juga: Salmafina Sunan Akui Sempat Depresi, Benarkah Kopi Bermanfaat Mengatasinya?
Tetapi mengucapkan kalimat hampa di bawah ini, dilansir INSIDER, kemungkinan besar dapat membuat perasaan mereka bertambah buruk.
1. "Tapi kamu sangat kaya, terkenal, sukses, ...."
Dari luar kehidupan mereka sukses dan tampak sempurna, tetapi mereka masih bergumul dengan depresi.
Terapis dan psikolog Perpetua Neo mengatakan, penting untuk tidak meminimalkan rasa sakit seseorang dengan menunjukkan betapa hebatnya kehidupan seseorang di samping kesehatan mentalnya.
"Jangan katakan hal-hal seperti 'oh tapi kamu kaya, kamu terkenal, kamu cerdas,' karena rasa sakit tidak membeda-bedakan," katanya.
2. "Aku mengalami hal yang sama ketika aku..."
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Mengurangi Stres
-
Jajan Dulu, Tenang Kemudian: Coping Mechanism ala Gen Z, Aman Diteruskan?
-
Aturan Minum Magnesium yang Benar Biar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma