Suara.com - Salmafina Sunan mengaku pada Feni Rose saat menjadi bintang tamu di acara RUMPI, Senin (15/7/2019), dirinya pernah melakukan percobaan bunuh diri karena merasa stres setelah bercerai dahulu
Bahkan tingkat stres yang dialami perempuan yang lebih akrab disapa Alma ini sampai mengganggu jadwal tidurnya.
"Setelah bercerai itu Kak Rose, aku memang sempet ada satu tahun dari proses cerai sampai bahkan sudah protokol pun aku udah menjadi kebiasaan kalau aku enggak pernah tidur. Aku tidur jam 7 pagi, jam 8 pagi, itu aku baru bisa tidur karena aku insomnianya kenceng banget dan saat itu aku ada pada titik di mana entah bagaimana kadang otakku masih berpikir tapi aku tidur," cerita Alma.
Menurutnya, hal itu sangat menyiksa dan ia berulang kali berkonsultasi pada dokter. Alma mengatakan dirinya diberi obat tidur yang dosisnya seiring waktu semakin dinaikkan.
"Tapi memang pada saat itu, sudah terjadi pola seperti itu sehingga semakin meningkat dong, yang tadinya cuma insomnia ada masalah sedikit desperate, putus asa, yang ada maunya bunuh diri aja gitu, kan," sambungnya.
Depresi memang dapat disebabkan oleh banyak hal. Tapi, terlepas dari ini ada salah satu minuman yang disebut mampu meredakan depresi, meski hal ini masih diperdebatkan.
Studi medis tentang hubungan antara asupan kafein dan depresi, terutama ketika dikonsumsi dalam kopi dan teh, sering menunjukkan bahwa kafein dapat mengurangi kejadian depresi.
Beberapa orang bahkan berpendapat kafein dapat mengurangi insiden bunuh diri, menurut Medical News Today.
Analisis lain dari 12 studi melihat hubungan antara kafein dan depresi, pada 346.913 individu dan 8.146 kasus depresi. Studi ini menyimpulkan bahwa kafein, khususnya dalam kopi, memiliki efek perlindungan dalam mencegah depresi.
Baca Juga: Salmafina dan Sunan Kalijaga Damai, Warganet Senang Sekaligus Sewot
Studi ini juga menemukan bahwa teh, dengan kandungan kafein yang lebih rendah per cangkir, kurang melindungi dalam mencegah depresi, tetapi masih efektif sampai batas tertentu.
Tapi, kopi yang dimaksud adalah kopi murni yang belum tercampur dengan pemanis tambahan.
Berita Terkait
-
Melongok ke Dalam Gelapnya Depresi Lewat No Longer Human karya Osamu Dazai
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi
-
Potret Sunyi Perempuan Pantura di Balik Secangkir Kopi Pangku
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?