Suara.com - Selama ini banyak orang menganggap konsumsi durian berkaitan dengan darah tinggi dan sejumlah kondisi medis lainnya. Oleh karena itu banyak orang menghindari buah satu ini.
Padahal durian juga memiliki manfaat kesehatan lainnya, seperti mengatasi bau mulut, perut kembung hingga kerusakan gigi.
Meskipun durian memiliki aroma yang sangat menyengat, sejumlah penelitian sudah meyakini bahwa durian bisa menghilangkan bau mulut.
Penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Chulalongkorn di Thailand telah berusaha membukti fakta durian untuk kesehatan mulut manusia.
Hasilnya, mereka melihat durian sangat baik untuk pembersih mulut. Karena, durian memiliki zat yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri pada tikus.
Peneliti kemudian menyimpulkan bahwa konsumsi durian bisa menjaga kebersihan mulut dan membunuh bakteri penyebab bau mulut secara alami.
"Durian bisa digunakan sebagai agen antibakteri alami dalam produk kebersihan mulut," kata peneliti, dikutip dari World of Buzz.
Selain itu, konsumsi buah durian ini juga dipercaya dapat mencegah penyakit periodontal. Itu adalah pembengkakan gusi dan penyangga tulang di sekitar gigi.
Penelitian ini juga menemukan zat pada durian berfungsi sama dengan klorheksidin. Menurut Science Direst, klorheksidin adalah anti-septik yang biasa ditemukan dalam produk pencuci mulut.
Baca Juga: Pria Diduga Meninggal Makan Durian Sambil Minum Kopi, Ini Kata Dokter Reisa
Zat tersebut bekerja untuk mengurangi senyawa yang menyebabkan bau mulut. Oleh karenanya, berbahagialah bagi Anda yang menyukai durian!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala