Suara.com - Buah durian memberikan efek ketagihan bagi sebagian orang. Senada dengan hal itu, sebuah perusahaan Malaysia kemudian mengenalkan pilihan minuman baru bernama Wiski Durian.
Kehadiran minuman itu langsung menggemparkan setelah diperkenalkan di Singapura belum lama ini. Banyak orang yang bertanya-tanya tentangnya.
Dikutip dari laman resmi Wiski Durian, minuman itu seratus persen dibuat dari buah durian berjenis Musang King yang memiliki daging tebal.
Bahan baku itu kemudian ditambahkan zat lainnya seperti 18 persen alkohol by volume (ABV), etanol dan gula.
Meski membuat penasan Wiski Durian sempat menuai kontroversi. Minuman yang diproduksi oleh perusahaan bernama Tropical Wine Sdn Bhd itu dianggap sejumlah pihak tidak layak disebut sebagai wiski.
Pasalnya, wiski yang dijual dipasaran berasal dari sulingan gandum atau jagung. Namun minumkan kali ini murni terbuat dari fermentasi durian Musang King dan bukan termasuk wiski tradisional.
Pendapat tersebut pun diperkuat oleh unggahan akun Facebook Dramocracy pada Selasa (16/7/2019). Singkatnya, sesuai peraturan di Singapura, minuman yang mengandung kadar alkohol kurang dari 37 persen ABV tidak layak disebut wiski.
Berdasarkan temuan itu, Wiski Durian lebih cocok disebut sebagai brendi karena dihasilkan dari sulingan buah-buahan.
Terdapat dua varian minuman itu yang dijual di pasaran, untuk Wiski Durian 250 ml dibanderol sekitar Rp 1 juta per botol, sedangkan untuk yang 750 ml dijual Rp 2 juta per botol.
Baca Juga: Bikin Penasaran, Restoran Ini Ciptakan Es Krim Rasa Steak dan Wiski
Berita Terkait
-
4 Kreasi Durian Ini Dijamin Bikin Melongo, Ada Wiski Durian
-
Gara-gara Bawa Durian ke Rumah Nurdin Basirun, Kadis LKH Kepri Diseret KPK
-
Indonesia Bertekad Ambil Alih Ruang Kendali Udara dari Singapura
-
Pria Diduga Meninggal Makan Durian Sambil Minum Kopi, Ini Kata Dokter Reisa
-
3 Destinasi Romantis di Singapura, Quality Time Kian Greget Bareng Si Dia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis