Suara.com - Anda pasti kurang percaya diri jika memiliki tampilan gigi yang tidak putih kinclong atau sedikit kuning. Selama ini orang mengira tampilan gigi yang kuning akibat kebiasaan minum kopi, alkohol dan merokok.
Sehingga menyikatnya sebersih apapun gigi tidak akan putih kinclong karena kebiasaan itu semacam meninggalkan noda di gigi.
Tetapi, noda gigi ini tidak hanya disebabkan oleh 3 kebiasaan tersebut. Melansir dari Asia One, masih ada banyak kebiasaan lainnya yang dianggap sehat juga membuat gigi kuning.
1. Sering minum teh hijau
Sama seperti kopi, teh cokelat, hitam maupun teh hijau juga bisa membuat gigi kuning. Karena itu, Anda perlu menggosok gigi sekitar setengah jam setelah minum teh hijau agar tidak meninggal noda dan membuat gigi kuning.
2. Penggunakan obat kumur
Banyak orang menggunakan obat kumur agar napas lebih segar. Sayangnya, obat kumur mengandung komponen yang disebut chlorhexidine gluconate yang menyebabkan gigi menguning.
Penggunaan rutin jenis obat kumur tertentu dapat menyebabkan chlorhexidine bereaksi secara kimia dengan partikel makanan yang terperangkap di gigi Anda, menghasilkan noda cokelat.
3. Sering makan buah berry
Baca Juga: Tips Atasi Gigi Kuning Banyak Konsumsi Makanan Bewarna Usai Lebaran
Strawberry, blueberry, raspberry termasuk buah yang banyak disukai orang. Sayangnya, buah-buahan ini mengandung sejumlah pigmen warna yang bisa meninggal noda pada gigi, terutama blueberry.
4. Renang di kolam berkaporit
Masih banyak kolam renang yang mengandung banyak kaporit. Padahal terlalu sering berenang di kolam berkaporit bisa meninggalkan noda kecokletan pada gigi. Karena, saat Anda berenang banyak air yang masuk ke dalam mulut.
Berita Terkait
-
5 Pasta Gigi Terbaik untuk Gigi Kuning, Bikin Senyum Lebih Cerah dan Percaya Diri
-
5 Pasta Gigi Pemutih untuk Putihkan Gigi Kuning
-
5 Pasta Gigi Murah untuk Memutihkan Gigi, Cocok untuk yang Suka Ngopi dan Merokok
-
Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau? Ketahui agar Manfaat yang Didapat Maksimal
-
4 Rekomendasi Kolam Renang di Jambi Buat Rekreasi Keluarga
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia