Suara.com - 8 Rumah Sakit Indonesia Dapat Sertifikat Akreditasi Internasional.
Delapan rumah sakit Indonesia baru saja mendapatkan sertifikasi akreditasi internasional.
Penyerahan sertifikat dilakukam dalam acara Pertemuan Tahunan Ilmiah dan Semiloka Nasional Akreditasi RS ke-5 yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek.
Kedelapan rumah sakit tersebut adalah RSUP Dr. M Djamil Padang, RS Awal Bros Panam Pekanbaru, RS Jantung & Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RSUD Dr Margono Sukaryo Purwokerto, RSUP Persahabatan Jakarta, RSJ Dr Rajiman Wediodiningrat Lawang, RS Akademik Universitas Airlangga Surabaya dan RSUD Saiful Anwar Malang.
"Akreditasi ini penting untuk menjaga mutu, jadi artinya memang keselamatan pasien itu nomor satu. Standarnya sama dengan rumah sakit internasional," kata Menteri Nila saat ditemui seusai acara penyerahan sertifikat di JCC Jakarta, Senin, (5/8/2019).
Sertifikasi akreditasi sendiri dilakukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit atau Kars dan mendapat pengakuan internasional dari The International Society for Quality in Health Care (ISQua).
Diketahui, dari sekitar 2.800 rumah sakit, baru 2.360 yang sudah mendapatkan akreditasi secara nasional.
Menurut Ketua Eksekutif KARS, Dr. Sutoto,M.Kes, beberapa kendala yang mengakibatkan sebuah rumah sakit belum mendapatkan akreditasi adalah mengenai komitmen.
"Kendalanya sebagian besar bisa diatasi tapi ada yang belum terakreditasi biasanya komitmen pemilik dan direktur rumah sakit yang perlu ditingkatkan," katanya dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga: Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran
Di sisi lain, Menteri Nila berharap pelayanan rumah sakit di seluruh Indonesia dapat semakin merata dan terjangkau sampai ke pelosok.
"Kita patut mensyukuri upaya kenaikan mutu untuk melindungi keselamatan pasien yang semakin lama semakin baik," tutup Menteri Nila.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api