Suara.com - Mencuci tangan adalah hal penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kebersihan dan mencegah kuman serta bakteri menyebar.
Sayangnya, masih banyak orang yang sering mengabaikan pentingnya cuci tangan, contoh sebelum dan setelah mencuci tangan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pun merekomendasikan seseorang mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
Melansir dari Reader's Digest, peneliti juga menyarankan seseorang segera mencuci tangan setelah memegang beberapa benda di bawah ini.
1. Uang
Beberapa orang mungkin masih sering melakukan transaksi menggunakan uang tunai. Para peneliti di New York City telah menemukan ada ratusan mikroorganisme, termasuk bakteri oral dan vagina dalam selembar uang kertas.
Penelitian serupa juga menunjukkan satu uang koin bisa mengandung patogen seperti e. coli dan salmonella. Karena itu, seseorang disarankan segera mencuci tangan setelah memegang uang.
2. Buku menu
Buku menu di restoran mewah sekali pun belum tentu terjamin kebersihannya. Para peneliti dari University of Arizona menemukan bahwa buku menu memiliki 185 ribu organisme bakteri. Ratusan ribu bakteri tersebut disebabkan oleh banyak tangan orang yang memegang buku menu.
Baca Juga: Cuci Tangan Baiknya Pakai Hand Sanitizer atau Sabun, Ini Kata Dokter
Karena itu, Anda disarankan untuk segera mencuci tangan setelah memegang menu sebelum menyantap makanan.
3. Pena
Tanpa Anda sadari, pena justru memiliki 10 kali kuman dibandingkan kursi toilet yang rata-rata mengandung 200 bakteri.
Karena itu, jika Anda meminjam pena dari teman atau di kantor, usahakan segera mencuci tangan Anda setelah menggunakannya.
4. Handphone
Handphone juga salah satu benda yang mengandung banyak kuman dan lebih banyak dari yang Anda sadari. Apalagi jika kita meminjamkannya ke orang lain. Karena itu, Anda perlu mencuci tangan setiap kali selesai menggunakan handphone.
5. Botol sabun
Para peneliti dari University of Arizona menemukan botol sabun juga mengandung banyak kuman. Peneliti mengatakan menyentuh tempat sabun isi ulang sama seperti mentransfer lebih banyak bakteri ke tangan.
Berita Terkait
-
Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol
-
8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong
-
9 Rekomendasi Facial Wash Paling Murah di Indomaret, Mulai Rp15 Ribuan
-
Apakah Viva Punya Facial Wash? Ini Macam-Macam Varian dan Harganya
-
6 Sabun Cuci Muka Purbasari untuk Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp30 Ribuan
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah
-
Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah
-
WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh