Suara.com - Ini yang Harus Diperhatikan Ibu Hamil saat Berhubungan Seks
Anggapan hubungan seks saat pasangan tengah mengandung dapat membahayakan janin telah menjadi mitos yang mengakar di benak masyarakat Indonesia.
Padahal tidak melulu berbahaya, ibu hamil tetap boleh melakukan hubungan seksual dengan suami selama tidak memiliki risiko yang membahayakan. Seperti bayi kembar atau keadaan janin yang tidak memungkinkan.
"Tapi pada perempuan dengan faktor risiko kehamilan kembar atau ari-arinya menutupi jalan lahir, jadi risiko pendarahan pada perempuan beda-beda," ujar dr. Grace Valentine, Sp.OG Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah-Puri Indah dalma acara diskusi media, di Jakarta Selatan, Rabu, (14/8/2019)
Risiko pendarahan karena dua hal itu dapat terjadi saat ibu hamil alami kontraksi dan menyebabkan bayi lahir prematur. Ini terjadi jika sperma keluar di dalam rahim, karena kandung dalam sperma dapat memicu kontraksi ringan tapi tetap berisiko dengan kehamilan riskan.
"Karena itu disarankan untuk dibuatnya (kelur sperma) diluar (vagina) atau menggunakan kondom," tutur dr. Grace
Sedangkan untuk posisi seks ternyata juga mempengaruhi kenyamanan ibu, terlebih bagi perempuan yang tengah hamil besar. Seks di pinggir atau sudut tempat tidur, women on top hingga doggy style juga dianggap aman untuk ibu hamil
"Dan orgasme itu tidak dilarang pada ibu hamil. Ada beberapa ibu hamil, karena efek selama kehamilannya dan keinginan seksualnya jadi lebih meningkat, pengen lebih ingin untuk berhubungan seks," imbuhnya.
Orgasme sendiri dapat memunculkan hormon endorfin, yang tentu akan membuat ibu hamil bahagia dan nyaman, hingga efeknya akan sampai pada bayi lahir sehat dan memiliki psikis yang bagus.
Baca Juga: Ibu Hamil Ingin Olahraga Kardio, Ini Panduan Amannya
"Psikologis ibu hamil itu sangat mempengaruhi psikologis bayi, pada ibu yang di press atau cemas, memang sudah terbukti secara ilmiah, bayi yang dilaporkannya juga jadi cranky, jadi nggak tenang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini
-
IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga
-
Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah