Suara.com - Seorang wanita muda meninggal dunia di meja operasi untuk memperbesar payudaranya. Tindakan operasi yang menyebabkan wanita ini tewas rupanya juga tidak diketahui oleh keluarganya.
Yang Xue wanita 28 tahun asal China yang meninggal dunia di tengah operasi payudara ini mengalami pendarahan dari mata, hidung, mulut, telinga, dan lehernya dipenuhi bekas jarum.
Sebelumnya, ibu dua anak ini tidak pernah memberi tahu suaminya jika akan menjalani operasi payudara di Rumah Sakit Bedah Plastik Wanhe, China.
Berdasarkan keterangan suaminya, Yang Xue beberapa kali belakangan memang sering pergi sendiri. Sang suami tak pernah mengetahui bahwa Yang Xue mengunjungi klinik untuk memperbesar payudaranya.
Dalam kasus ini, klinik tempat Yang Xue operasi payudara itulah yang diduga menyebab kematian. Pasalnya, ahli bedah di rumah sakit tersebut bukan seorang profesional atau tidak memenuhi syarat melakukan operasi.
Zang, suami Yang Xue mengaku baru mengetahui istrinya melakukan operasi payudara ketika pihak klinik menghubunginya dan memeberi tahu istrinya komplikasi.
"Dia pergi jam 10 pagi. Sekitar jam 5 sore, aku mendapat kabar dia mengalami komplikasi di tengah operasi payudara. Mereka mengatakan sedang berusaha menghidupkan dan menolong Yang yang sudah meninggal," kata Zang, dikutip dari Mirror.
Karena Zang tidak pernah tahu kalau istrinya melakukan operasi payudara, pihak klinik lantas menunjukkan surat yang sudah ditandatangani oleh Yang Xue.
Meski begitu, Zang mencurigai surat yang berisi persetujuan operasi payudara itu tidak pernah ditandatangani oleh istrinya. Menurutnya, tanda tangan istrinya bahkan terlihat palsu.
Baca Juga: Aspirin Bantu Pasien Kanker Payudara Hidup Lebih Lama, Benarkah?
Akhirnya, petugas kepolisian setempat memeriksa klinik tersebut. Mereka juga mengamankan 2 dokter dan seorang perawat.
Pihak berwenang pun telah menutup klinik tersebut karena dinilai tidak memenuhi standar untuk melakukan operasi maupun pengobatan medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia