Suara.com - Kedapatan Bertengkar di Depan Anak, Orangtua Wajib Lakukan Ini
Pertengkaran dalam rumah tangga adalah hal tidak dapat dihindari setiap pasangan. Namun yang menjadi masalah adalah apabila pertengkaran itu terjadi sangat hebat dan disaksikan anak.
Lantas, apa efek yang akan dialami oleh anak ketika melihat pertengkaran langsung orangtunya di depan mata?
Psikolog keluarga dan remaja, Roslina Verauli mengungkapkan, bahwa pertengkaran suami dan istri tidak selalu berakhir buruk, namun juga memiliki sisi positif.
"Patut kita ketahui pertengkaran tidak selalu buruk. Suami istri akan lebih memahami kebutuhan satu sama lain semakin dalam. Tapi sebisa mungkin tidak dilakukan di depan anak," kata Vera kepada Suara.com ketika ditemui di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).
Namun, sambungnya, apabila anak terlanjut mengetahui dan kedapatan melihat pertengkaran, tentu akan ada efek psikologis yang buruk. Anak bisa trauma, tidak nyaman berada di rumah, bahkan tidak nyaman dengan orang tuanya sendiri.
Lebih buruk lagi anak membenci salah satu orang tua yang dianggapnya telah membuat ayah atau ibunya menderita.
Untuk menghindari efek yang buruk, orangtua wajib memperbaiki hubungan di depan anak. Sehingga anak dapat merasakan efek yang baik setelah melihat orangtunya bertengkar.
"Yaitu dengan menyelesaikan masalah di depan anak dan meminta maaf. Cara itu mengajarkan anak bahwa argumentasi itu biasa mereka juga belajar menyelesaikan masalah secara dewasa dari orangtua," imbuh Vera.
Baca Juga: Bertengkar dengan Pasangan, Sebaiknya Jangan Lakukan 5 Sikap Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah