Suara.com - Bertengkar dengan pasangan adalah hal wajar. Namun memang tidak semuanya bisa diselesaikan dengan cara baik-baik hingga berujung perpisahan.
Jika ingin hubungan percintaan terselamatkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir konflik. Walau sulit dan benar-benar emosi, sebaiknya tetap kendalikan diri Anda agar masalah tidak semakin runyam.
Apa saja yang perlu dihindari? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya.
1. Selalu menganggap diri Anda yang paling benar
Setiap orang memiliki pendapat dan persepsi masing-masing. Jadi, cobalah menjadi titik tengah untuk menjembatani perbedaan atau perdebatan yang terjadi.
Selalu merasa paling benar sendiri itu egois. Lebih baik bicarakan baik-baik dan berikan kesempatan kepada dua pihak untuk mencari jalan tengah.
2. Mengucapkan kata putus
Ancaman putus sering kali dianggap bisa menyelesaikan masalah. Anda berharap pertengkaran selesai karena pasangan takut kehilangan Anda.
Namun, efeknya bisa jadi malah lebih buruk, apalagi jika Anda dan pasangan sudah menikah. Sebaiknya, jangan katakan apapun tentang perpisahan saat emosi. Dinginkan kepala, lalu bicarakan baik-baik berdua.
Baca Juga: Bikin Bahagia dalam Hubungan Percintaan, 3 Zodiak Ini Ahlinya
3. Merendahkan pasangan
Sederhana saja. Jika Anda tidak mau dihina dan direndahkan, begitu pula dengan dia. Hinaan yang terlontar bisa menyakiti hatinya dan tentunya memperburuk keadaan.
4. Curhat di media sosial
Bikin cuitan, status, atau Instagram Stories soal masalah dengan pasangan bukan sikap bijak. Anda malah hanya mengatakan kepada semua orang bahwa pasangan Anda sangat buruk. Privasi hubungan juga jadi tidak ada.
Selasaikan masalah yang terjadi berdua. Jika butuh bantuan, hubungi orang terdekat yang bisa Anda percaya atau bisa jadi berkonsultasi dengan ahli. Itu bakal jauh lebih baik ketimbang Anda selalu mengumbarnya di media sosial
5. Kekerasan dalam hubungan
Kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun saat Anda bertengkar dengan pasangan. Ini tidak menyelesaikan masalah, tapi malah menimbulkan perkara baru. Kekerasan juga termasuk tanda nyata bahwa Anda menjalani hubungan yang tidak sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang