Suara.com - Bukan Omong Kosong, Ditemani Kekasih Saat Sakit Bikin Cepat Sembuh Lho!
Ungkapan cinta memilili kekuatan menyembuhkan nampaknya bukan isapan jempol belaka. Sebabnya, penelitian ilmiah mengungkap keberadaan orang terkasih berimbas baik bagi kesehatan.
Mengutip laman Medical News Today, Kamis (29/9/2019) menyentuh orang yang dicintai dapat mengurangi rasa sakit, meski orang itu hanya berdiam diri saja.
Saat seseorang yang kita cintai memegang tangan kita atau sebaliknya, maka mereka akan lebih tahan terhadap rangsangan rasa sakit. Ini karena gelombang otak akan tersinkronisasi dan membuat rangsangan yang menyakitkan jadi tidak menyakitkan.
Studi yang dilakukan peneliti Universitas Ilmu Kesehatan, Informatika dan Teknologi Medis Hall Austria dan Universitas Kepulauan Balearic Palma de Mallaroca, Spanyol ini mengungkap bukan hanya sentuhan, keberadaan orang terkasih di tempat atau perusahaan yang sama ternyata miliki efek yang serupa.
Sebanyak 48 pasangan heteroseksual dengan rentang usia rata 25,40 dan menjalin hubungan selama 3,22 tahun direkrut peneliti. Kemudian empati setiap pasangan dinilai dan diminta mengisi kuesioner.
Mereka lalu diuji bagaimana pasangan ini bereaksi terhadap tekanan rasa sakit dengan dua kondisi, saat mereka sendiri, dan saat mereka bersama pasangannya.
Peneliti menyebut, keberadaan orang tercinta di ruangan yang sama tingkatkan toleransi terhadap rasa sakit, meski tanpa pegangan tangan dan sentuhan verbal lainnya.
"Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implikasi empati disposisi, yang mengacu pada kecenderungan sifat stabil untuk menyadari, dan mengalami pengalaman, pikiran, perasaan dan persepsi yang berubah-ubah. dari yang lain," ungkap penulis melalui penelitian yang diterbitkan Scandinavian Journal of Pain.
Baca Juga: Benarkah Luka di Siang Hari Lebih Cepat Sembuh Dibanding Malam?
Itulah manfaat memiliki kekasih yang bisa membuat sakit cepat sembuh, dan mengurangi rasa sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh