Suara.com - Penelitian untuk mencari obat kanker baru menemukan fakta mengejutkan. Di India, peneliti menemukan obat kusta yang sudah beredar puluhan tahun memiliki manfaat untuk mengobati kanker. Apakah ampuh?
Dikutip dari Times of India, Senin (2/9/2019), para ilmuwan di Central Drug Reasearch Institute (CDRI), Lucknow, menemukan obat kusta yang bisa mengobati myeloma, salah satu jenis kanker darah atau leukemia.
Berkerjasama dengan Departemen Hematologi Klinis Universitas Kedokteran King George Lucknow, peneliti CDRI, Sabyasachi Sanyal, menyeleksi obat kusta yang telah disetujui Badan POM Amerika atau Food and Drug Administration (FDA). Obat ini kemudian diuji dan diterapkan pada sel kanker leukimia myeloid kronis.
Lalu ditemukanlah obat kusta jenis clofazimine, seharga 2 rupee per tablet di India atau setara 400 rupiah, berpotensi ampuh menghambat sel-sel leukimia tersebut.
Di India memang tengah digalakkan berbagai uji coba, dengan memanfaatkan obat yang sudah ada dan terverifikasi FDA, untuk digunakan pada penyakit serius. Langkah ini dilakukan agar semakin mudahnya akses terhadap obat.
Banyak ditemukan mereka dari kalangan tidak mampu, harus terseok-seok menjalani pengobatan penyakit serius karena harga obat yang mahal. Karena terbesitlah metode mencari obat pengganti, tapi tetap memiliki khasiat yang sama dengan obat mahal.
Misalnya, pengobatan terapi imun siklus tunggal untuk mengobati gangguan sistem saraf atau Guillain Barre Syndrome (GBS) seperti osteoporosis. Harga standar pengobatan ini memakan biaya 3 hingga 8 lakh atau setara Rp 61 juta hingga Rp 164 juta.
Tapi dengan obat untuk penyakit arteri atau jantung, yang diujicoba pada kelinci betina dan dibuat menderita osteoporosis. Hebatnya, obat jantung ini punya efek sama dengan terapi imun siklus. Artinya biaya bisa dipangkas hanya dengan 5000 rupee atau sekitar Rp 1 juta.
Baca Juga: IKABDI Nilai Kemenkes Tak Ada Kejelasan soal Obat Kanker Usus Besar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus