Suara.com - Jatuh Cinta Berjuta Rasanya, Juga Bikin Kekebalan Tubuh Meningkat?
Ada dorongan untuk menjadi lebih baik dari orang-orang yang merasakan jatuh cinta. Jatuh cinta juga membuat perasaan berbunga-bunga dan lebih berwarna.
Ternyata, tak hanya membuat bahagia, jatuh cinta juga baik untuk kesehatan tubuh, terutama dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
Pada tahun 2018 terdapat sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa ketika manusia jatuh cinta, perasaan tersebut memengaruhi fungsi sistem imun tubuh mereka.
Di dalam penelitian tersebut terlibat 47 mahasiswi yang berkuliah di Amerika. Pada masa mereka memasuki kuliah, semua peserta baru saja memulai hubungan mereka yang sudah berlangsung kurang lebih satu bulan.
Mereka yang terlibat penelitian tersebut memiliki kesamaan kondisi, seperti dilansir Hello Sehat:
Heteroseksual
Tidak sedang hamil atau menyusui
Bukan perokok aktif
Sedang tidak memakai obat-obatan yang berkaitan dengan jantung dan sistem imun
Akan berada di kota yang sama selama 6 bulan ke depan
Pada penelitian tersebut, mereka harus menjawab pertanyaan, “Apakah Anda sudah jatuh cinta dengan pasangan Anda?”
Hasilnya, 36% perempuan yang mengaku mulai mencintai pasangan mereka memiliki peningkatan aktivitas sistem pertahanan tubuh mereka terhadap virus. Perubahan ini terlihat jelas dibandingkan 54% wanita yang tidak sedang jatuh cinta pada awal penelitian ini dimulai.
Baca Juga: Berdasarkan Zodiak, Ini 4 Selebriti Hollywood yang Mudah Jatuh Cinta
Hal ini mungkin disebabkan oleh pelepasan hormon oksitosin ketika Anda jatuh cinta dan berada di dekat pasangan. Hormon tersebut dapat membuat fungsi sistem imun menjadi lebih baik melalui koordinasi aktivitas jaringan neuroendokrin, yaitu aktivitas sistem saraf pusat di otak yang terkoordinasi dengan hormon oksitosin dalam peningkatan sistem imun tubuh.
Oleh karena itu, ketika orang-orang sedang merasakan jatuh cinta, mereka lebih tahan menghadapi serangan penyakit karena perasaan tersebut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka.
Tidak semua orang merasakan jatuh cinta setiap saat. Meski begitu, Anda tetap dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendapat manfaat kesehatan dari jatuh cinta dari orang di sekitar Anda.
Misalnya, hubungan positif dan dekat dalam sebuah keluarga atau pertemanan pun memberikan efek yang hampir serupa seperti jatuh cinta.
Perlakuan sederhana, seperti bersentuhan, memegang tangan, atau berpelukan membantu Anda terhubung dengan orang lain. Kabar baiknya lagi, hal ini juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit.
Hal ini disebabkan adanya pelepasan hormon yang sama seperti saat jatuh cinta, yaitu oksitosin. Hormon ini muncul ketika Anda sedang berpelukan atau mengalami sentuhan fisik dengan orang yang Anda sayang dan merasa terkoneksi dengan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia