Cara terbaik untuk menghindari ini adalah menyiapkan daging pada suhu yang lebih rendah, misalnya memasak atau memanggang daging di atas arang.
Jika Anda memutuskan untuk memanggang daging di atas arang, disarankan untuk memanggang di atas bara yang telah berubah menjadi abu dan tidak di atas api, serta buang bagian yang hangus. Untuk membantu mencegah pembentukan komponen penyebab kanker, yang terbaik adalah membalik daging sesering mungkin dan terus mengipasinya. Menurut American Institute for Cancer Research, mengasinkan daging dengan bumbu dan rempah sebelum dipanggang dapat mengurangi pembentukan karsinogen.
6. Sayuran
Memasak sayuran terlalu lama dapat menyebabkan hilangnya berbagai vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan asam folat, serta beberapa phytochemical.
Untuk memaksimalkan potensi anti kanker dari sayuran, American Institute for Cancer Research merekomendasikan Anda untuk mengukusnya, memanggangnya dalam oven, menumis, atau memakannya mentah. Jika Anda masih ingin memasak sayuran, tambahkan air secukupnya hanya untuk menutupi bagian bawah panci dan masak sampai sayuran lunak.
Juga disarankan untuk menambahkan sedikit lemak sehat pada sayuran - seperti minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan - karena lemak membantu menyerap nutrisi sehat seperti beta-karoten dan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, E, dan K.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia