Suara.com - 8 Ribu Warga Kena ISPA, Wali Kota Jambi Liburkan Sekolah
Wali Kota Jambi Syarif Fasha menyebut ada sekitar 8 ribu warganya mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) karena kualitas udara yang buruk yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Akibat kondisi tersebut, aktivitas belajar mengajar di sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SD di Kota Jambi pun terpaksa diliburkan sementara.
"Intinya, masih tentatif. Apabila kualitas di Jambi masih buruk, sekolah libur bagi PAUD, TK hingga kelas 4 SD," kata Syarif, usai saat pertemuan wali kota se-Indonesia di Balai Kota Bogor, Senin (9/9/2019).
Sementara, untuk SD kelas 5,6, dan tingkat SMP diberlakukan pembatasan waktu belar mengajar. Pihaknya pun sudah mengeluarkan surat edaran yang berisi tentang antisipasi dampak kabut asap.
"Kalau kelas 5 SD sampai SMP dilakukan pembatasan belajar dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Sementara, itu berlaku selama tiga hari," jelasnya.
Syarif menambahkan, Berdasarkan data dari Air Qualiity Monitoring System (AQMS), pengukuran konsentrasi partikulat menunjukkan bahwa kualitas udara di Kota Jambi berbahaya bagi manusia.
"Atas alasan itulah Pemkot Jambi memutuskan untuk meliburkan anak sekolah," tambahnya.
Secara geografis, lanjut Syarif, Kota Jambi terpapar asap Karhutla dari Kabupaten Jambi, Sumatera Selatan dan Riau. Sekitar 8 ribu warganya sudah terpapar inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Baca Juga: Dampak Polusi, Warga Bekasi Dihantui Penyakit TB dan ISPA
"Kota Jambi berada di tengah Provinsi Riau dan Sulsel. Dampak dari Karhutla korban ISPA terus meningkat, sudah ada 8.000 warga yang terpapar ISPA mendapatkan rumah sakit," tambah Syarif.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance