Suara.com - Iklan mengklaim air mineral sehat dan aman untuk dikonsumsi. Berasal dari mata air alami, air mineral disebut mengandung banyak mineral dan senyawa alami lainnya untuk meningkatkan kesehatan.
Air mineral bisa mengandung bikarbonat, kalsium, klorida, fluorida, magnesium, natrium, dan sulfat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) memperkirakan bahwa setiap botol mungkin memiliki rata-rata kurang dari 250 bagian per juta dari total padatan terlarut dari sumber alami.
Karena tingginya jumlah mineral, para ahli percaya bahwa air mineral bisa memberikan sejumlah efek positif pada tubuh.
Selain menghidrasi tubuh, konsumsi air mineral dalam jumlah yang tepat secara teratur bisa bermanfaat untuk kesehatan, mulai dari jantung hingga tulang.
Dilansir dari medicaldaily, berikut manfaat air mineral yang perlu kamu ketahui.
1. Mencegah penyakit jantung
Salah satu efek mengejutkan air mineral adalah meningkatkan kesehatan jantung. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa minum 17 hingga 34 ons air mineral berkarbonasi per hari membantu mengurangi kadar kolesterol jahat pada wanita pascamenopause.
Para peserta juga dilaporkan memiliki kolesterol baik yang lebih tinggi di dalam tubuh mereka, yang melindungi mereka dari masalah jantung.
2. Menjaga tekanan darah
Baca Juga: BJ Habibie Meninggal karena Masalah Jantung, Ini Fakta Penyakitnya
Para peneliti menemukan bahwa konsumsi air yang tinggi magnesium dan kalsium secara teratur bisa membantu mengurangi tingkat tekanan darah. Dalam sebuah penelitian disebutkan, minum 34 ons air mineral alami setiap hari membantu 70 orang dewasa mengelola tekanan darah tinggi.
3. Baik untuk kesehatan tulang
Air mineral juga bisa membantu menjaga kesehatan tulang. Hal ini karena jumlah kalsium, bikarbonat, dan magnesium yang tinggi.
Kalsium bisa membantu tulang lebih kuat di semua tahap kehidupan, menurut Healthline. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa tubuh manusia bisa menyerap kalsium dari air mineral yang mirip dengan produk susu.
4. Meredakan sembelit
Magnesium dalam air mineral dapat membantu mencegah dan mengobati sembelit. Mineral bekerja dengan membiarkan air mengalir ke usus sehingga otot-otot usus akan mengendur. Pada akhirnya akan meningkatkan pergerakan usus.
Namun perlu dicatat, meski bermanfaat untuk tubuh, minum air mineral juga bisa berdampak negatif. Terutama berkaitan dengan air mineral yang mengandung natrium dan mikroplastik dalam jumlah besar dari botol.
Partikel-partikel plastik kecil ini telah ditemukan tinggal di dalam tubuh dalam waktu yang lama dan berkaitan dengan peradangan yang lebih tinggi.
Berita Terkait
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat