Bukan hal yang baru lagi, kurang minum juga bisa menyebabkan bau napas.
Jadi, minumlah segelas air dengan teratur karena dapat membantu menjaga aliran air liur, yang mampu menyapu bersih bakteri jahat penyebab napas berbau tak sedap.
Nyeri sendi
Sendi sangat membutuhkan cairan untuk tetap terlumasi agar berfungsi dengan baik karena akibat kurang minum akan menyebabkan nyeri pada persendian.
Minum banyak cairan dapat membantu menjaga tulang rawan tetap lunak, yang mengurangi kemungkinan terkena radang sendi atau masalah persendian lainnya.
Sakit kepala
Efek kurang minum air putih juga akan menyebabkan Anda merasa pusing atau lesu.
Jadi, segera mengganti cairan yang hilang dengan segera jika sakit kepala muncul dengan meminum air yang cukup.
Kadar kolesterol meningkat
Baca Juga: 5 Berita Menarik: Kebaikan Minum Air Putih dan Bahaya Air Mineral Ilegal
Kekurangan minum akan mengakibatkan tubuh menghasilkan lebih banyak kolesterol untuk memastikan membran sel tetap lembap dan dapat terus memproses nutrisi dan produk limbah.
Sembelit
Air yang kita minum ternyata berpengaruh besar pada proses penyerapan makanan dan pembentukan kotoran di dalam usus.
Selain itu, kekurangan minum akan mengakibatkan usus tidak mampu berkontraksi dengan baik sehingga bisa menyebabkan masalah sembelit atau susah buang air besar (BAB). Jika hal ini kerap terjadi, risiko terkena wasir dan pendarahan rektum pun meningkat.
Mata sakit
Kekurangan minum akan mengakibatkan mata menjadi kering, teriritasi, dan merah. Kondisi itu karena di bagian mata biasanya dilindungi oleh lapisan tipis yang lembap, seperti air mata, yang mengandung air dan garam.
Berisiko meningkatkan penyakit batu ginjal
Akibat kurang minum air putih juga dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Meskipun sebagian besar dapat dikeluarkan oleh tubuh, jika batu ginjal cukup besar dapat menghambat saluran kemih dan menyebabkan sakit perut atau pangkal paha.
Jika mengalami dehidrasi parah, ada kemungkinan Anda bisa mengalami gagal ginjal akut.
Tekanan darah tinggi
Kurang minum akan mengurangi volume darah di pembuluh darah Anda saat idealnya, mereka harus 'kenyang'.
Agar organ tubuh Anda berfungsi dalam kondisi dehidrasi, tubuh Anda melepaskan hormon histamin. Zat ini menyebabkan pembuluh darah dan arteri berkontraksi, yang menyebabkan peningkatan tekanan darah Anda.
Banyak minum air juga meningkatkan sirkulasi, mengurangi penumpukan racun dan zat berbahaya lainnya yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
"Oleh sebab itu, sistem di tubuh membutuhkan air mineral agar dapat berfungsi dengan baik. Karena air mineral berperan penting sebagai penghantar nutrisi dalam tubuh, membantu metabolisme sel tubuh, memelihara kesehatan kulit, membantu kinerja otot dan juga memperlancar sistem pencernaan," katadr. Milka Inkiriwang.
Menurutnya Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) memberikan himbauannya untuk menjaga kesehatan dengan gaya hidup yang baik dan benar. Selain berolahraga dan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, konsumsi air mineral berkualitas berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh.
Konsumsi minuman manis, berasa, bewarna yang banyak di pasaran dan digandrungi hingga menjadi gaya hidup masyakat kota sama sekali bukan cairan yang dibutuhkan tubuh, katanya.
"Air yang baik untuk tubuh adalah yang tidak berasa, tidak bewarna dan tidak berbau. Air mineral tidak dapat dibentuk oleh tubuh sendiri, sehingga penting untuk mencukupi asupan mineral dengan cara mengkonsumsi air mineral berkualitas, dan cukup yakni 8 gelas atau 2.4 liter sehari serta disertai konsumsi buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko penyakit di atas,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?