Lifestyle / Female
Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB
Ilustrasi ibu hamil (Freepik/tirachardz)
Baca 10 detik
  • Namun kandungan bahan kimia sintetis seperti phthalates berisiko mengganggu keseimbangan hormon.
  • Ibu hamil disarankan membatasi penggunaan wewangian.
  • Hal itu guna menghindari gejala mual, pusing, dan sakit kepala akibat aroma menyengat.

Suara.com - Masa kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh wanita, termasuk sensitivitas terhadap aroma seperti penggunaan parfum.

Untuk ibu hamil sendiri, apakah aman memakai parfum demi menunjang penampilan sehari-hari?

Secara umum, penggunaan wewangian selama masa mengandung tergolong aman jika diaplikasikan dalam batas wajar.

Hingga saat ini belum ada bukti medis yang menunjukkan bahwa wewangian memicu cacat lahir.

Pernyataan tersebut didukung oleh dr. Sahar Wertheimer, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi di HRC Fertility Beverly Hills.

Ia memaparkan bahwa tidak ada bukti konklusif yang mengaitkan wewangian dengan dampak buruk pada kehamilan.

"Tidak ada bukti konklusif yang menghubungkan wewangian dengan cacat lahir yang terdeteksi atau dampak buruk pada kehamilan," ujarnya, dikutip dari laman The Bump.

Bahan Parfum yang Dikhawatirkan untuk Ibu Hamil

Kendati demikian, para wanita disarankan untuk tetap bijak dan memperhatikan kandungan produk yang mereka gunakan.

Baca Juga: Parfum Vitalis Apa yang Best Seller? Ini 3 Pilihan Murah tapi Wanginya Gak Murahan

Kekhawatiran utama muncul dari kandungan bahan kimia sintetis yang sering ditemukan di dalam botol wewangian.

Beberapa produk mengandung senyawa phthalates yang berfungsi untuk membuat aroma wewangian bertahan lebih lama pada kulit.

Senyawa phthalates diklasifikasikan sebagai bahan kimia pengganggu endokrin yang dapat meniru hormon alami di dalam tubuh.

Paparan zat berbahaya tersebut secara berlebihan dikhawatirkan dapat memicu gangguan keseimbangan hormonal jangka panjang.

Selain risiko hormonal, wewangian dengan aroma menyengat juga sering kali memicu respons fisik yang kurang nyaman.

Ibu hamil yang sedang mengalami morning sickness cenderung lebih sensitif terhadap wewangian yang tajam.

Load More