3. Mengelola diabetes
Bagi para penyandang diabetes mungkin sudah tidak asing lagi dengan manfaat asam jawa untuk mengendalikan diabetesnya.
Dalam uji coba yang dilakukan pada hewan, ekstrak asam jawa yang sudah dicairkan dapat berperan sebagai antidiabetes yang cukup kuat.
Masih dari penelitian yang sama, pemberian ekstrak asam jawa mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi, yaitu 28 gram.
Meskipun kandungan gulanya cukup tinggi, magnesium yang terkandung di dalamnya memiliki peran yang penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia, termasuk sebagai antidiabetes.
4. Membantu menurunkan berat badan
Selain dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, ternyata mengonsumsi asam jawa juga bisa menurunkan berat badan.
Seperti yang dilansir dari sebuah jurnal seputar efek tumbuhan Asia terhadap kesehatan manusia, asam jawa termasuk dalam kategori buah yang dapat menurunkan risiko obesitas.
Obesitas merupakan kondisi ketika kadar lemak tubuh seseorang meningkat secara berlebihan, terutama di dalam jaringan adiposa (lemak).
Baca Juga: Zodiak Kesehatan 22 September 2019, Yoga Jadi Andalan Aries dan Aquarius
Uji coba yang dilakukan pada tikus gemuk menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan.
Hal tersebut terjadi karena zat asam hidroksitikit atau HCA membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh. Walaupun mungkin dampaknya tidak begitu besar, asam jawa juga dapat menekan nafsu makan Anda karena terdapat peningkatan kadar serotonin.
Akan tetapi, masih diperlukan penelitian yang benar-benar mendukung manfaat asam jawa terhadap kesehatan manusia sebagai obat alami penurun berat badan.
5. Membantu melindungi organ hati
Di Bangladesh, asam jawa dimakan dalam bentuk buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang dibawanya. Obat ini diketahui dapat melindungi organ hati mereka.
Pada sebuah studi eksperimen terhadap hamster, terlihat bahwa ekstrak hidroalkohol dari asam tamarin membantu meningkatkan sistem anti peradangan untuk organ hati.
Alkohol dan zat perusak organ liver lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan menjadi salah satu penyebab apoptosis (proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh).
Pada hewan yang mengalami kecanduan alkohol akut pun terlihat bahwa asam jawa memiliki efek anti-apoptosis yang membantu melindungi liver.
Maka itu, asam jawa dipercaya oleh kebanyakan orang dapat membantu mengurangi kerusakan liver. Walaupun demikian, belum ada penelitian yang membuktikan efek asam tamarin terhadap organ hati manusia.
Khasiat asam jawa atau tamarin untuk kesehatan sebenarnya sudah sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa minum jamu atau makan makanan yang mengandung asam jawa dapat meningkatkan kesehatan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi