Suara.com - Energi negatif tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga kesehatan Anda secara tidak langsung. Padahal energi negatif ini bisa berada di manapun, termasuk di dalam rumah.
Karena bisa memberikan pengaruh besar pada suasana hati dan kesehatan, Anda perlu membersihkannya secara berkala.
Sebelumnya, perlu diketahui, energi negatif dihasilkan dari pikiran negatif dari pemilik masa lalu, emosi negatif dari pemilik sekarang, bidang elektronik (telepon, komputer, microwave dan pengering rambut), benda-benda lama, furnitur (lama atau baru) serta perhiasannya.
Melansir dari Healthy Life Tricks, ada 4 cara menghilangkan energi negatif di dalam rumah menggunakan bahan-bahan alami.
1. Bakar dupa
Bakar beberapa dupa, lalu letakan menyebar di semua sisi dan kamar. Jangan lupa untuk membuka semua pintu serta jendelannya. Anda harus memulainya dari sisi rumah paling belakang ke depan.
2. Letakkan garam di sudu jendela dan pintu masuk
Tempatkan garam di setiap sudut ruangan dan bersihkan setelah 48 jam, lalu dibuang. Garam dipercaya bisa membantu menyerap energi negatif.
Anda juga bisa menambahkan saffron ke dalam garam. Orang Tibet mempercayai bahwa dua bahan alami itu bisa menghilangkan energi negatif di dalam rumah.
Baca Juga: Hyatt Pink Ribbon Run 2019, Tingkatkan Kepedulian pada Pejuang Kanker
Sebelum meletakkan garam di setiap sudut, bersihkan setiap jendela dengan larutan jus lemon, secangkir garam, 1/4 cangkir cuka dan air.
3. Turmalin hitam
Meletakkan turmalin hitam di setiap sudut ruangan rumah juga bisa menghilangkan energi negatif. Selain itu, turmalin mampu menyerap energi elektromagnetik sehingga disarankan untuk menyimpan kristal di dekat router internet, TV, komputer atau perangkat lainnya.
4. Musik
Rumah yang sunyi akan menarik energi negatif, seperti rumah berhantu. Karena itu, Anda bisa menyalakan musik untuk menghilangkan energi negatif tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh