Suara.com - Sebentar lagi, presenter Ayu Dewi segera melahirkan anak ketiganya. Meski sudah dua kali melahirkan, Ayu Dewi mengaku tetap merasa deg-degan jelang persalinan.
Apalagi setelah dokter menyarankan Ayu Dewi menjalani persalinan operasi caesar. Karena, posisi bayi Ayu Dewi masih sungsang atau belum berputar ke bawah mulut rahim di usia kehamilan 9 bulan.
"Iya agak beda, sih. Kalau yang sekarang si Ayu lagi deg-degan karena ada kemungkinan mau lahirnya harus operasi. Ada kemungkinan, kan kalau yang berdua ini normal kan. Yang ini kayaknya beda bayinya," kata Regi Datau, suami Ayu saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2019) kemarin.
Dokter pun sempat menyarankan Ayu Dewi melakukan posisi duduk nungging agar posisi kepala bayinya berubah atau berputar ke bawah rahim.
"Itu belum apa, kan ini harusnya muter udah kepalanya kan. Nah, ini kepala nya masih di atas, jadi ada kemungkinan. Jadi lagi mempersiapkan diri. Jadi beda makanya hamil yang sekarang ini," ungkapnya.
Tepat sebelum kelahiran, sebagian besar bayi berada dalam posisi pertama di rahim ibu. Terkadang, bayi berada di posisi paling bawah pertama (atau kaki pertama). Kondisi ini disebut kelahiran sungsang atau bayi sungsang.
Dalam beberapa kasus, biasanya posisi bayi akan berubah sendiri menjelang persalinan. Tetapi, ada pula yang posisi bayinya tidak berputar.
Melansir dari Spinning Babies, ada 3 latihan fisik yang bisa dilakukan untuk memutar posisi bayi sungsang secara alami.
1. Knee chest
Baca Juga: Bayi Masih Sungsang, Ayu Dewi Disarankan Dokter Operasi Caesar
Ambil posisi nungging di lantai dengan kedua lutut dibuka lalu dekatkan dada ke lantai. Lakukan posisi ini selama 30 detik sebanyak 5-7 kali. Latihan fisik seperti ini dipercaya mampu memutar posisi kepala bayi turun ke mulut rahim.
2. Breech tilt
Anda juga bisa mengambil posisi telentang dengan kaki ditekuk atau menempel di dinding. Lalu, angkat pinggul hingga 40-45 derajat dengan posisi tangan tetap menempel di lantai. Posisi breech tilt ini dipercaya bisa memutar kepala bayi.
3. Wide crawling
Ambil posisi nungging atau seperti bayi merangkak selama 20 menit. Tetapi, Anda perlu menaruh bantal atau semacamnya di bawah lutut untuk melindunginya. Lakukan posisi ini secara rutin agar posisi bayi Anda berputar jelang persalinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?