Suara.com - Seorang pria asal China jatuh sakit hingga koma setelah kebiasaan makan dessert dan milk tea setiap hari. Ia mengaku hanya mengonsumsi desserts dan milk tea setiap hari karena kehilangan nafsu makan.
Akibatnya, pria tersebut didiagnosis hiperosmolar diabetik karena terlalu banyak makan manis. Hiperosmolar diabetik adalah kondisi serius yang disebabkan oleh kadar gula darah sangat tinggi.
Apalagi pria itu juga memiliki riwayat gastroenteritis, yakni virus gastroenteritis, infeksi usus yang ditandai oleh diare berair, kram perut, demam, mual dan muntah. Melansir dari World of Buzz, kebiasaannya selalu makan manis itulah yang membuat kondisi kesehatannya semakin memburuk.
Sehingga ia kehilangan nafsu makan dan tidak bisa makan nasi sekaligus minum air putih. Akhirnya, ia memilih mengonsumsi makanan manis seperti desserts dan minum sekitar 500 ml hingga 1.000 ml milk tea setiap hari.
Kebiasaannya cukup membingungkan. Pasalnya, ia bisa mengonsumsi makanan dan minuman manis sebanyak itu di kala kehilangan nafsu makan.
Makanan manis itulah yang akhirnya membuat pria tersebut jatuh sakit dan tak sadarkan diri di rumah, sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
Setelah pemeriksaan, dokter menemukan bahwa ia memiliki kelainan elektrolit, yakni penyakit yang disebabkan oleh kehilangan cairan tubuh melalui muntah berkepanjangan, diare, keringan dan kerusakan organ.
Hasil tingkat gula darahnya juga menunjukkan 88 mmol/L, yang artinya, 10 kali lebih tinggi dari tingkat gula darah normalnya. Pria itu juga didiagnosis menderita hiperkalemia dan hiponatremia, dua kelainan elektrolit utama.
Beruntungnya, penanganan dokter yang tepat dan cepat bisa menyelamatkan nyawa pria tersebut. Dokter pun memperingatkan pada semua orang agar tak terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis.
Baca Juga: 5 Manfaat Teh Bunga Dandelion, Tinggi Antioksidan Hingga Kontrol Gula Darah
Berita Terkait
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
Dubai Chewy Cookie Viral, Dessert Unik yang Ramai Dicoba Idol K-pop
-
Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi