Suara.com - Greg Manteufel, seorang pria asal Amerika Serikat berusia 49 tahun terkena infeksi darah langka setelah dijilat oleh anjing peliharaannya. Akibatnya, Greg Manteufel pun kehilangan kaki, tangan, bahkan hingga nyaris hidungnya.
Awalnya, pria yang berprofesi sebagai pelukis ini dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan demam. Dokter yang menanganinya lantas mendiagnosis Greg memiliki infeksi darah langka.
Dokter juga menjelaskan infeksi darah ini biasanya disebabkan oleh bakteri capnocytophaga dalam mulut anjing dan kucing. Keluarga Greg kemudian memeriksakan kondisi anjing peliharaan mereka.
Sementara itu, Greg harus menjalani lebih dari 20 kali operasi, termasuk amputasi kedua lengan dan kedua kaki akibat infeksi darah langka. Bahkan Greg nyaris kehilangan hidungnya, tetapi dokter bedah berusaha mengobati dan merekonstruksi ulang.
Greg yang belum tahu dari mana bakteri berbahaya itu berasal, ia mengaku akan tetap menyayangi anjingnya. Perasaan itu tidak akan berubah meski misalnya nanti anjing kesayangan Greg terbukti yang menyebabkan dirinya mengalami infeksi darah langka.
"Kami tidak akan menyingkirkannya meski semua ini disebabkan oleh Ellie (nama anjingnya). Kami akan mencintainya sampai mati," kata Greg, dikutip dari The Sun.
Pria 49 tahun itu lalu mengaku sebelum jatuh sakit, dia sempat pergi ke suatu pesta dengan banyak anjing. Dalam pesta tersebut, Greg mengaku memegang banyak anjing tetapi tak tahu anjing mana yang mungkin telah menularkan bakteri.
"Saya menyentuh semua anjing yang ada di pesta. Saya memang suka anjing dan memeliharanya. Apa mungkin aku menyentuh atau dijilat salah satu anjing yang menularkan bakteri tersebut?" katanya.
Greg masih belum mengetahui anjing mana yang membuatnya terkena infeksi darah langka. Namun, para peneliti juga mempercayai bahwa infeksi tersebut ada hubungannya dengan faktor genetik dari Greg.
Baca Juga: Top 5 Berita Kesehatan: Salmafina Sedot Lemak, Penyebab Lain Kanker Prostat
Artinya, Greg memiliki genetik atau kondisi yang lebih rentan tertular penyakit langka dari hewan anjing maupun kucing tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?