Suara.com - Banyak orang masih belum menyadari bahwa kita tidak hanya membutuhkan latihan fisik, tetapi juga secara khusus latihan otot-otot mata. Hal ini membantu kita agar terhindari dari masalah mata yang mengharuskan pemakaian kacamata.
Salah satu prinsip kedokteran mengatakan bahwa otot-otot mata yang tidak pernah dilatih bisa menyebabkan atrofi. Atrofi adalah pembuangan sebagian atau seluruh bagian tubuh.
Penyebab atrofi antara lain mutasi yang bisa merusak gen untuk membangun organ, nutrisi buruk, sirkulasi darah buruk, hilangnya dukungan hormon hingga jumlah apoptosis sel yang berlebihan.
Oleh karena itu, seseorang perlu melatih otot-otot mata agar tetap sehat. Apalagi bagi Anda yang memiliki masalah penglihatan dan menggunakan kacamata.
Melansir dari Healthy Life Tricks, latihan otot-otot mata secara rutin setiap hari bisa meningkatkan penglihatan dan membantu Anda tidak memakai kacamata lagi.
Catatannya, Anda harus melakukan beberapa trik dan latihan khusus agar membantu meningkatkan penglihatan tanpa kacamata.
1. Hindari kelelahan mata pada siang hari. Setiap 2-3 jam, Anda disarankan menutup mata selama beberapa menit dan rileks.
2. Jika Anda memakai kacamata, batasi pemakaiannya sebanyak mungkin. Jangan menggunakan kacamata ketika Anda tidak melakukan kegiatan apapun karena hanya akan membuat mata sangat tegang.
3. Dalam keadaan mata tertutup, pijat bola mata menggunakan jari dengan gerakan memutar tanpa menekan terlalu keras.
Baca Juga: Ahli Mata Larang Wanita Pakai Maskara Setiap Hari, Ini Bahayanya!
4. Saat berjalan, coba fokuskan pandangan Anda lurus ke depan di titik yang lebih jauh. Hindari melihat ke bawah atau fokus pada poin yang jaraknya pendek.
5. Perbanyak minum jus wortel, idealnya Anda harus minum satu gelas per hari.
6. Saat mata lelah, cuci muka dengan air hangat.
7. Usahakan untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di depan komputer, televisi atau gadget 2 jam sebelum tidur.
8. Lakukan latihan yoga trataka yang bisa meningkatkan penglihatan dan konsentrasi Anda. Letakkan benda terang seperti lilin di hadapanmu, beri jarak sekitar 3-4 meter.
Posisikan cahaya lilin sejajar dengan pandangan mata Anda. Lalu, fokuslah pada cahaya benda itu selama beberapa menit tanpa berkedip sama sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?