Suara.com - Redakan Stres dan Tenangkan Pikiran dengan Yoga, Ini Penjelasan Pakar
Kehidupan sehari-hari tidak selalu berjalan mulus. Ketika masalah datang, stres pun menyerang. Hal ini bisa membuat emosi tidak terkendali, pikiran semakin liar, dan hidup mulai tidak tenang.
Bagi Anda yang butuh bantuan dalam mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, cobalah cara alternatif dengan rutin mengikuti sesi yoga. Bagaimana caranya?
Dikatakan oleh Andry Green selaku National Group Fitness Manager Celebrity Fitness and Fitness First Indonesia, yoga tak sekadar olahraga seni gerak yang membantu orang-orang mencapai kebugaran tubuh, tetapi juga dapat membatu merelaksasi tubuh dan pikiran sehingga membantu meredakan stres.
"Secara praktis pada awalnya di India yoga memang merupakan ritual meditasi yang dilakukan melalui gerakan tubuh agar seseorang lebih mengenal tubuhnya sendiri. Namun, secara universal, termasuk di pusat kebugaran, yoga dapat dikembangkan sebagai olahraga yang benefitnya dapat dirasakan baik secara fisik dan mental," ungkap Andry kepada Suara.com dalam acara yoga In The Park 2019 di BSD Tangerang, Minggu (29/9/2019).
Lebih lanjut ia menjelaskan, ketika orang fokus melakukan beberapa gerakan tubuh, mereka jadi lebih mengenal dirinya sendiri. Sehingga hal itu membantu meningkatkan fokus pikiran. Gerakan yang menyatu dengan pikiran membuat orang yang mengerti tentang kekuatan dirinya sehingga menjadi lebih kuat secara metal.
"Buat orang yang stres dengan pekerjaan dan masalah-masalah lainnya, dengan melakukan yoga mereka menjadi lebih fokus ke titik permasalah. Setidaknya terlepas dari stres sejenak saat sedang yoga," paparnya.
Di samping itu, sambung Andry, melalui gerakan-gerakan yoga dapat memperkuat otot dan sendi yang membuat tubuh lebih rileks. Gerakan-gerakan yoga juga meningkatkan fleksibilitas otot yang kaku.
"Melakukan gerakan yoga selama 30 dapat membakar 200 kalori. Hak ini juga baik bagi yang ingin menurunkan berat badan. Contohnya bagi ibu yang baru melahirkan, terbukti pembakaran kalorinya banyak, sehingga meningkatkan metabolisme, otot kencang, dan berat badan turun," tandasnya.
Baca Juga: Hindari Mengonsumsi 4 Makanan Ini Sebelum Lakukan Aktivitas Yoga
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?