Suara.com - KPAI Minta Pelajar Ikut Demo Tak Dikeluarkan dari Sekolah, Ini Alasannya
Buntut demonstrasi yang dilakukan pelajar tingkat sekolah menengah atas berujung panjang. Bahkan menurut kabar, dua anak SMA asal Purworejo mendapatkan sanki pengeluaran dari pihak sekolah.
Hal ini sangat disesalkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Menurut KPAI, mengeluarkan anak dari sekolah bukanlah sanksi yang tepat.
"Ya ada di Purworejo 2 orang. KPAI akan tindaklanjuti dengan pengawasan dan rapat koordinasi dengan Disdik, sekolah dan dewan pendidikan setempat," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti melalui pesan WhatsApp kepada media, Senin, (30/09/2019).
Lebih lanjut, Retno mengatakan bahwa hak atas pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi negara untuk anak dalam keadaan apapun.
"Anak bisa salah dan harus diberi kesempatan memperbaiki diri. Memberikan sanksi mengeluarkan dari sekolah berpotensi anak kehilangan hak atas pendidikan karena sekolah lain kemungkinan juga menolak anak tersebut," tambah Retno.
Retno khawatir kelanjutan pendidikan anak tersebut bisa berhenti. Apalagi menurutnya, masa depan anak-anak tersebut masih panjang.
"Jadi harus diberi kesempatan memperbaiki, sekolah tidak boleh mengeluarkan anak yang ikut aksi demo," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, ribuan anak tingkat sekolah menengah atas di berbagai daerah menyerbu gedung-gedung instansi pemerintah untuk melakukan aksi demonstrasi pada Rabu, (25/9) lalu.
Baca Juga: Ratusan SMK Bakal Demo di DPR, KPAI Minta Orangtua Lakukan Pencegahan
Akibatnya, ratusan anak digelandang ke kantor polisi dengan tuduhan membuat keonaran sampai melakukan tindak kekerasan kepada aparat.
KPAI kemudiam mendapat banyak aduan mengenai demonstran anak yang terancam dikeluarkan oleh pihak sekolah. Hanya saja, KPAI mengaku masih memperdalam dan melakukan verifikasi apakah laporan tersebut valid atau hanya sekadar isu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus