Suara.com - Rencanakan Kehamilan, Ibu Milenial Wajib Tahu Ini Sebelum Punya Anak
Ibu dari kalangan milenial diharapkan memiliki pilihan kapan siap merencanakan dan memiliki anak. Pentingnya Power of Options bagi ibu muda ini disampaikan pula oleh Psikolog Anna Surti Ariani, S.Psi.M.Si, dalam Hari Kontrasepsi Sedunia beberapa waktu lalu yang digelar di salah satu hotel di Jakarta.
Menurutnya, masyarakat Indonesia memberikan tuntutan bagi pasangan yang baru menikah untuk segera memiliki anak, bahkan segera menambah jumlah anak. Padahal jarak kehamilan ideal secara psikologis rentangnya 2-5 tahun. Menghadapi tuntutan sosial tersebut selayaknya seorang ibu berdaya untuk memilih apakah dan kapan ingin hamil dan memiliki anak. Dengan memilih, maka ia jadi lebih bertanggung jawab dalam menjalankan konsekuensinya.
“Kehamilan tidak direncanakan dapat memberikan berbagai risiko buat ibu dan anak. Demikian pula setelah lahir, kasih sayang antara ibu dan bayi (attachment) kurang berkembang optimal, sehingga tumbuh kembang psikologis anak jadi bermasalah. Sebaliknya dengan jarak kehamilan yang direncanakan, ibu juga dapat mengembangkan dirinya, mengurus keluarga secara lebih optimal dan menjadi lebih bahagia,” kata Psikolog Anna Surti Ariani.
Lebih lanjut, Nina mengatakan, salah satu metode merencanakan keluarga yaitu dengan menggunakan kontrasepsi. Namun, ada banyak hambatan bagi ibu dalam menggunakan kontrasepsi, khususnya pil kontrasepsi.
Mulai dari lupa, sibuk, ketidakpahaman cara penggunaan pil kontrasepsi, terjadi perubahan besar dalam hidup (pindah rumah atau pindah kerja, bertengkar dengan pasangan, dan lainnya), travelling ke negara lain, tidak meletakkan pil di tempat yang mudah diambil, ketiadaan apotik atau pusat kesehatan yang menjual pil kontrasepsi, anggapan bahwa pil mahal, mengalami KDRT dan budaya.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, Nina menambahkan, ibu dapat melakukan beberapa hal seperti mencari segala informasi tentang penggunaan pil kontrasepsi, menentukan waktu paling nyaman untuk meminumnya, menggunakan dompet atau kantong yang selalu dibawa (tidak diganti-ganti) dan meletakkan pil kontrasepsi di dompet atau kantong tersebut, menggunakan alarm handphone sebagai pengingat.
“Peran suami sangat penting sebagai mitra dalam perencanaan keluarga. Berbagai hambatan yang muncul dari sisi ibu maupun dari lingkungan. Dengan adanya keterlibatan suami, hambatan ini bisa diminimalisasi dan diatasi. Dengan demikian keluarga dapat mengurangi terjadinya kehamilan tidak direncanakan, dan sebaliknya dapat menciptakan keluarga yang lebih bahagia,” jelasnya.
Inilah mengapa power of option sangat penting bagi ibu milenial untuk merencanakan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit