Suara.com - Kematian mantan anggota girl band f(x), Sulli tengah menjadi perbincangan hangat. Sulli f(x) ditemukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri di rumahnya pada Senin (14/10/2019).
Berdasarkan keterangan polisi, Sulli bunuh diri diduga akibat depresi berat karena sering mengalami cyberbullying. Kasus kematian artis diduga depresi seperti Sulli bukan pertama kalinya.
Depresi termasuk gangguan mental yang bisa membahayakan kondisi hingga mengancam jiwa penderitanya. Gangguan mental ini memengaruhi perasaan, cara berpikir dan perilaku seseorang.
Sehingga apapun ucapan maupun perilaku orang-orang sangat memengaruhi sikap penderita depresi. Menurut dr. Philip R. Muskin, profesor psikiatri di Columbia University Medical Center dilansir dari health.usnews.com, ucapan seseorang sangat memengaruhi hidup penderita depresi.
"Dengan penghindari pernyataan stigmatisasi, Anda bisa membantu menghentikan rasa malu dan takut yang dikaitkan dengan penyakit mental. Orang yang hidup dengan depresi takut dihakimi," katanya.
Karena itu, Anda perlu tahu kata-kata apa saja yang seharusnya tidak diucapkan kepada penderita depresi seperti Sulli.
1. "Lupakan saja"
Jangan sekali-kali mengucap kalimat "lupakan saja" kepada orang depresi yang sedang menceritakan masalahnya maupun berusaha mencari solusi. Bagi orang tanpa gangguan mental, ucapan seperti itu mungkin tak jadi masalah.
Lebih baik Anda memberikan solusi atau menawarkan bantuan kepada mereka. Contohnya, tanyakan saja "Apa yang aku bisa lakukan untukmu?".
Baca Juga: Depresi Jadi Penyebab Bunuh Diri Terbanyak, dr Fidiansyah: Budayakan Curhat
2. "Banyak orang yang mengalami kondisi lebih buruk daripada kamu"
Jika orang depresi sedang menceritakan masalah dan perasaannya, jangan pernah membandingkan permasalahannya dengan orang lain yang lebih berat. Hal itu hanya membuat mereka menyalahkan kondisinya sendiri.
Berusahalah menghargai perasaannya dan menawarkan bantuan jika mereka sudah tidak sanggup menghadapinya. Anda juga bisa menenangkan bahwa perasaan mereka sangat wajar.
3. "Kamu gila"
The American Psychiatric Association menekankan pentingnya menghindari ucapan "kamu gila" pada orang depresi. Kata-kata ini merupakan penderitaan bagi orang-orang depresi.
4. "Hentikan"
Orang dengan depresi mungkin saja melakukan sesuatu yang membahayakan kondisi maupun nyawanya. Daripada menggertaknya agar berhenti melakukan hal tersebut, sebaiknya Anda mengajak mereka melakukan sesuatu sambil bercerita.
5. "Semuanya akan baik-baik saja"
Biasanya orang dengan depresi tidak bisa memandang segala sesuatu dalam hidupnya akan berjalan baik-baik saja. Sehingga Anda perlu meyakinkannya bahwa selalu ada menemani dan membantunya menghadapi setiap permasalahan. Sikap tersebut bisa memperkuat mental penderita depresi.
Berita Terkait
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Self-Love dan Depresi dalam Novel 'Matahari Pun Terluka'
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Ketika Luka Batin Dibahas dengan Hangat dalam Loving the Wounded Soul
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?