Suara.com - Bagi pasien dibetes tipe 2, menjaga kadar gula darah adalah hal yang penting untuk menghindari masalah kesehatan dan komplikasi. Caranya dengan menjaga asupan makanan.
Selain itu, beberapa buah diyakini bagus untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh, salah satunya jambu biji yang terbukti efektif mencegah peningkatan gula darah secara tiba-tiba.
Bukan itu saja, peneliti juga mencatat waktu yang paling efektif untuk mendapat manfaat dari buah tersebut, yaitu makankah jambu biji untuk sarapan. Hal ini akan membuat tubuh menyerap lebih banyak nutrisi.
Dalam penelitian pada hewan dan manusia, konsumsi jambu biji secara teratur atau ekstraknya bisa membantu mengontrol kadar gula darah jangka panjang dan resistensi insulin, lapor Daily Express.
Sebuah studi pada 19 orang juga menemukan bahwa teh daun jambu biji bisa mengurangi kadar gula darah setelah makan. Manfaat kesehatan ini berlangsung setelah 2 jam.
Penelitian lain yang juga menganalisis efek teh daun jambu biji terhadap 20 orang yang mengalami diebates tipe 2, menunjukkan bahwa buah tersebut bisa membantu menurunkan darar gula darah partisipan hingga lebih dari 10 persen.
Buah ini juga membantu menurunkan berat badan. Jambu biji merupakan sumber serat yang baik dan hanya mengandung 37 kalori. Kelebihan berat badan atau obesitas, selama ini dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2.
Menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS) di Inggris, kombinasi antara diet yang sehat dengan buah-buahan dan penurunan berat badan baik untuk pasien diabetes. Aktif secara fisik dan olahraga secara teratur akan memaksimalkan manfaat tersebut.
Baca Juga: Tidur atau Olahraga, Mana yang Harus Dilakukan saat Lelah?
Berita Terkait
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME
-
Olahraga Pagi dan Kesehatan Mental: Kebutuhan atau Sekadar Tren?
-
Review Him: Hadirkan Body Horror Psikologis di Dunia Olahraga Profesional
-
Smartfren Run 2026 Siap Digelar, Kantongi World Athletics Label dan Target 7.500 Peserta
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya