Suara.com - Peduli Kanker Usus, Perempuan Ini Buat Gaun Pengantin dari Kantong Kalastomi
Para pengidap kanker usus biasanya harus menggunakan kantong kolostomi untuk menampung kotoran dan air kencingnya. Tapi sayangnya para pengidap ini sering malu dengan keberadaan kantong tersebut.
Uniknya, Angela Elders seorang perempuan 56 tahun dari Bolton de sands, Inggris, berusaha menangkis pemikiran tabu tentang kantong kolostomi, dengan membuat gaun pernikahan cantik dari kantong kolostomi.
Mengutip laman Metro, Minggu (27/10/2019) hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengidap kanker usus, sekaligus adanya kemungkinan ia menderita penyakit yang sama seperti yang pernah diderita ibunya lima tahun lalu.
Angela telah dua tahun lamanya mengalami sakit perut parah yang tidak bisa dijelaskan. Hingga akhirnya pada 2014 ibu dua anak ini didiagnosis kanker usus stadium III dan harus berdiam diri di rumah karena malu, akibat tubuhnya dilengkapi kantong kolostomi selama satu tahun.
Sekedar informasi, kantong kolostomi adalah tempat menyimpan kotoran manusia yang tidak bisa dikeluarkan melalui anus. Kantong ini harus diganti setelah penuh atau ia akan mengalami infeksi. Sayangnya, kantong berada di luar tubuh dan itu akan terlihat secara kasatmata oleh orang lain.
Dari sanalah ia kemudian bertekad untuk mematahkan stigma tentang kantong kolostomi. Jadilah Anggela merancang aneka tas hingga gaun pengantin dengan kantong kalastomi.
Angela sendiri adalah seorang mantan guru tekstil, ia bahkan meminta putrinya, Natasha (30) yang sudah menikah mengenakan rok yang dirancangnya, sambil berharap suatu saat ada seorang perempuan yang mau mengenakan gaun itu di hari pernikahannya suatu saat nanti.
"Mereka sangat terbuka saat berbicara kanker lain, tapi tidak dengan kanker usus, karena ini (kantong kalastomi) dianggap memalukan," tutup Angela.
Baca Juga: Deteksi Awal Kanker Usus, Cek Warna dan Bau Kotoran Anda Sekarang!
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian