Health / Men
Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:30 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim saat acara Lepas Sambut di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Karakter dan Gaya Kepemimpinan Nadiem Makarim

Mengacu pada teori Simbolisme oleh Max Pulver, Professor Curt A. Honroth (penemu Emotional Graphology, penulis Psychological Reactions in the Scriptural Gesture) dan Professor Ángel Zarza, dari Neuropsychiatric Institute of the Federal Capital of Argentina, kata Deborah, tanda tangan Nadiem Makarim memenuhi hampir 9 kuadran yang ada dan hanya terdapat 1 area kosong yaitu, kuadran 9 yang mewakili unsur out of control atau lepas kendali.

"Analisa grafis tanda tangan ini menunjukkan bahwa kecil kemungkinan seorang Nadiem mengambil sebuah tindakan atau keputusan yang bisa mengakibatkan kekacauan, karena situasi yang lepas kendali," jelas Deborah Dewi yang merupakan Grafolog Indonesia dengan Standar Kompentensi Tenaga Kerja (Standard Competence EC-0293 apostille by The Hague Convention).

Tanda tangan Nadiem Makarim yang kini menjabat sebagai Mendikbud. (https://tatangsuhadi.wordpress.com)

Hal yang juga sangat menarik, lanjut dia, meskipun area keberanian dalam mengambil risiko (kuadran 6) terisi, namun unsur ikatan keraguan yang dipengaruhi oleh faktor emosional (kuadran 4) juga sama-sama terisi. Dualisme ini, kata Deborah bisa mengakibatkan kompleksitas dalam proses pengambilan keputusannya.

Namun terisinya kuadran 1, 2, 3 dalam tubuh tanda tangan Nadiem Makarim yang mewakili dominasi area intelektual, kata Deborah, mampu menyelamatkan potensi dualism tersebut. " Sehingga ujung tombak proses pembuatan keputusan Nakhoda Kemendikbud RI ini akan tetap mengacu pada filter intelektual, bukan emosional," terangnya.

Akankah Terkontaminasi Virus Korupsi?

Akankah seiring berjalannya waktu idealisme Nadiem Makarim untuk memajukan sistem pendidikan di Indonesia luntur, karena terkontaminasi virus korupsi?

Deborah mengatakan bahwa melihat kuadran 1, 2 dan 3 yang terisi penuh menunjukkan bahwa selain unsur intelektualnya yang berkembang kuat, Nadiem Makarim juga memiliki unsur spiritual yang dominan.

"Seharusnya hal ini mampu mencegah yang bersangkutan untuk terhanyut dalam kuatnya godaan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) yang sudah mengakar dan masih bertahan di sistem pemerintahan RI," jelasnya.

Baca Juga: Diragukan Jabat Mendikbud, Nadiem Makarim: Biar Waktu yang Menjawab

Tanda tangan Nadiem Makarim yang kini menjabat sebagai Mendikbud. (https://tatangsuhadi.wordpress.com)

Namun kuadran 8 yang juga terisi, kata Deborah, menggambarkan dorongan kuat atas pengambilan tindakan, pencapaian dan kepemilikan material.

"Semoga kuatnya unsur intelektual dan spiritual mampu menjadi pengingat yang kuat bagi Nadiem Makariem agar tetap mampu mengendalikan dorongan kepemilikan materialnya hanya di jalur yang halal sehingga dia bisa meninggalkan warisan terhormat di akhir kepemimpinannya kelak," ujarnya.

Bagaimanapun juga dalam Ilmu Grafologi, Deborah mengatakan, analisa ini hanya akan valid jika disertai dengan analisa tulisan tangan. Mengapa? Karena tanda tangan, lanjut dia, hanya mencerminkan public image, bagaimana seseorang ingin dipersepsikan oleh orang lain.

"Jika indikator grafis pada tanda tangan dan sampel tulisan tangan identik, maka analisa ini valid untuk melengkapi analisa profil karakter pemilik tulisan tangan. Namun jika ternyata indikator grafis pada sampel tulisan tangan bertolak belakang dengan indikator grafis tanda tangan, maka yang valid untuk mencerminkan profil perilaku Nadiem Makarim adalah analisa tulisan tangannya," pungkas Deborah Dewi

Load More