Suara.com - Apakah Anda pernah mengalami kelopak mata berkedut, kuku dan kulit mengelupas? Hati-hati, sebab bisa jadi itu merupakan gejala tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi.
Sayangnya, gejala tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi tersebut seringkali diabaikan oleh banyak orang. Bahkan, ada pula yang menggap bahwa itu hal yang biasa terjadi dan bukan masalah besar.
Menurut Jerlyn Jones, juru bicara American Academy of Dietetics and Nutrition dilansir livestrong.com, mengatakan gejala kekurangan vitamin dan nutrisi seharusnya tidak diabaikan. Karena hal tersebut bisa menyebabkan masalah yang lebih luas dan mungkin saja parah.
Adapun gejala tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi yang paling umum diabaikan adalah sebagai berikut :
1. Sendi kaku
Tubuh pegal bisa jadi Anda sedang kekurangan vitamin D dari sinar matahari. Padahal vitamin D membantu menyerap kalsium, yang merupakan salah satu unsur utama pembentuk tulang.
"Jika Anda tidak mendapatkan cukup vitamin D, baik melalui makanan atau sinar matahari. Kondisi ini dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang dan rasa sakit," jelas Jones.
2. Kuku mengelupas
Kuku yang mengelupas bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti penggunaan cat kuku, sering menggunakan pembersih tangan atau memakai kuku akrilik. Tetapi jika kuku mudah mengelupas atau patah, Anda mungkin kekurangan zat besi.
Baca Juga: Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab
"Kekurangan zat besi menghasilkan oksigen terbatas pada organ tubuh, otot dan jaringan. Salah satu efek samping potensial dari berkurangnya aliran oksigen adalah kuku yang mengelupas dan rapuh," kata Jones.
3. Mata berkedut
Dalam istilah medis, mata kedutan adalah miopenia yang bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti kelelahan dan stres hingga terlalu banyak mengonsumsi kafein dan alkohol. Tetapi mata kedutan juga bisa tanda kekurangan magnesium. Menurut riset dari Pusat Pendidikan dan Penelitian Magnesium pada Maret 2012 di Ulasan Gizi , dari , 48 persen orang Amerika kekurangan magnesium.
4. Kulit mudah memar
Kulit memar biasanya terjadi ketika tubuh terbentur benda padat atau kelelahan. Tetapi, kulit memar yang tidak disebabkan oleh dua hal itu perlu diwaspadai. Apalagi jika disertai mimisan tanpa sebab yang bisa jadi tanda kekurangan vitamin serta nutrisi.
5. Kulit sangat kering
Kulit kering hingga bersisik bisa juga tanda-tanda awal tubuh kekurangan vitamin dan nutrisi. Sekarang ini masih banyak orang yang tidak memedulikan gejala kulit kering. Jurnal Marine Drugs menunjukkan bahwa omega-3 memainkan peran penting dalam retensi kelembaban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?