Suara.com - Konsumsi Sarang Burung Walet, Rahasia Kecantikan Chelsea Olivia Lho
Kerap beraktivitas di luar ruangan dan terpapar oleh beragam polusi, debu juga sinar matahari membuat aktris Chelsea Olivia sadar jika hal tersebut dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kulitnya.
Kulit kering, kusam dan munculnya tanda penuaan tentu menjadi masalah yang tak terhindarkan. Karenanya, perawatan yang tepat, tak hanya dari luar, tapi juga dari dalam diperlukan.
Untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulitnya, istri dari Glenn Alinskie ini mengatakan jika dirinya mulai mengonsumsi sarang burung walet yang memiliki manfaat baik bagi kulitnya.
"Sarang burung walet memang terkenal dengan manfaatnya yang sangat baik untuk kesehatan terutama nutrisi untuk peremajaan kulit. Jadi kulit ternutrisi dengan baik dan bebas dari pengaruh buruk polusi," ungkap ibu satu anak ini, berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.
Sarang burung walet atau yang disebut juga Edible’s Bird Nest adalah sarang yang diciptakan dari air liur burung walet yang terpadatkan tanpa tambahan bahan lain.
Beberapa manfaat yang terkenal dari sarang burung walet antara lain melancarkan metabolisme tubuh, menjaga kesehatan kulit, mempercepat proses regenerasi sel, menjaga sistem pencernaan, sebagai booster dalam sistem tubuh, dan kandungan Asam Sialat dalam sarang burung walet teruji 11,6 x lebih tinggi dibanding Asam Sialat dalam ASI kolostrum yang dapat mengoptimalkan perkembangan otak pada janin.
Namun untuk menikmati khasiat sarang burung walet pun tak mudah, dibutuhkan proses hampir enam jam untuk mengolah sarang burung walet dari mulai pembersihan sarang, pencucian hingga perebusan.
Tak ayal sarang burung walet termasuk ke dalam komoditas produk hewani yang dijual dengan harga tinggi hingga mencapai 2 ribu - 3 ribu dolar Amerika Serikat (AS) per kilogramnya.
Untuk lebih mudah dalam mengonsumsi sarang burung waler, Chelsea pun mengenalkan manfaat sarang burung walet melalui produk Realfood yang menghadirkan Realfood Bird’s Nest Concentrate yang terdiri dari 5 varian yaitu Stay Fit, Forever Young, Pure Wellness, Royal Wellness, dan Wonder Mom.
Baca Juga: Chelsea Olivia Berbagi Tips Menyimpan dan Membersihkan Seledri untuk Jus
"Kelima varian ini memiliki manfaat sarang burung walet yang berbeda. Stay Fit diperuntukan bagi mereka yang menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama. Stay Fit dapat membantu menjaga sistem imunitas guna memaksimalkan kegiatan sehari-hari dengan cara mudah," jelas Edwin Pranata, Founder dari Realfood.
Sedangkan, varian forever young adalah perpaduan sarang burung walet dengan kolagen yang berguna untuk membantu menjaga keelastisan, kekenyalan, dan kelembapan kulit. Selain itu, tambahan kolagen di dalam produk ini juga membantu menjaga keelastisan, kekenyalan, serya kelembapan kulit.
Adapula varian Pure Wellness memiliki beberapa manfaat diantaranya mencegah dan mengurangi perburukan diabetes melitus tipe 2 dengan cara mencegah resistensi insulin dan bebas gula karena menggunakan pemanis alami ekstrak daun stevia.
Untuk mencukupi nutrisi yang lengkap, varian Royal Wellness hadir untuk segala usia. Glikoprotein dan Asam Sialat dalam 99 persen sarang burung walet dapat membantu menyokong sistem imun, mempercepat proses regenerasi sel, menjaga sistem metabolisme tubuh, serta membantu menjaga sistem pencernaan dan baik untuk menutrisi paru-paru dan jantung.
Terakhir, varian Wonder Mom sangat bermanfaat bagi kesehatan ibu dan anak. Kandungan asam sialat di sarang burung walet bagus untuk perkembangan otak janin. Di Varian ini juga disempurnakan dengan tambahan asam folat yang bermanfaat untuk untuk mengurangi resiko cacat lahir pada bayi serta penting untuk pertumbuhan sel plasenta yang sangat cepat serta untuk perkembangan dan pertumbuhan janin. Kandungan Asam Sialat dalam varian ini pun sangat baik untuk menjaga sistem imun ibu dan anak.
"Sarang burung walet sangat baik dikonsumsi setelah bangun tidur atau sebelum tidur saat perut kosong. Perut kosong merupakan kondisi terbaik untuk menyerap zat-zat aktif dari sarang burung walet, seperti asam sialat, Epidermal Growth Factor (EGF), asam amino dan mineral," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia