Suara.com - 5 Suara Aneh di Tubuh, Nomor 1 Paling Sering Bunyi saat Lapar
Tubuh manusia merupakan jaringan paling kompleks dan satu dengan yang lainnya saling terhubung. Maka saat ada yang tidak beres dengan tubuh, mereka akan berkomunikasi lewat rasa sakit, bahkan melalui suara.
Mengutip Times of India, Selasa (5/11/2019) seringkali pasti Anda mendengar suara-suara aneh yang dikeluarkan tubuh saat momen tertentu dan itu adalah tanda yang diberikan tubuh. Apa saja suara aneh tersebut?
1. Perut keroncongan
Suara ini bisanya terjadi sebelum makan, yang disebut-sebut sebagai tanda kelaparan, padahal tidak melulu loh, karena suara ini juga kerap didengar setelah makan.
Suara gemericik sebelum makan ini karena adanya udara dan cairan bergerak melalui saluran pencernaan. Sedangkan menggerutu saat perut kosong artinya usus sedang membersihkan sisa makanan dan cairan yang ada di perut.
2. 'Krek' di leher
Saat lama menatap layar komputer, lalu saat leher mulai pegal, kita menggerakkan leher dan tiba-tiba terdengar bunyi retak "krek". Tenang, itu bukan berarti kita bertambah tua loh. Leher sendiri terdiri dari banyak sendi dan masing-masing berisi cairan yang dilapisi seperti kapsul.
Nah, suara retak itu menandakan pecahkan gelembung di bagian sendi tersebut, dan ini normal. Tapi yang perlu dikhawatirkan adalah saat suara retak itu dibarengi dengan rasa sakit, maka itu artinya adanya tanda masalah akar saraf.
Baca Juga: Resep Rawon Daging yang Aromanya Aja Udah Bikin Lapar
3. Berdenging di telinga
Saat meletakkan kepala di bantal pada malam hari lalu telinga tiba-tiba berdenging, itu akan sangat menakutkan. Tapi tenang, tidak ada yang perlu ditakutkan kok, karena denging terjadi karena adanya darah yang melewati vena jugularis dan arteri karotis yang terletak di belakang telinga.
Alasan mengapa bisa kita dengar jelas di malam hari, karena waktu itu lingkungan di sekeliling sunyi. Tapi jika dengingan cukup keras kita pasti bisa mendengarnya di pagi hari.
4. Cegukan
Nah, suara ini mungkin paling menyebalkan karena akan menganggu saat kita berkomunikasi, tapi ini bisa berbahaya loh jika terjadi setiap hari. Pada dasarnya, suara 'hik' yang keras dihasilkan karena kontraksi diafragma yang tidak sengaja, yang membuat penutupan tenggorokan secara tiba-tiba.
5. Hidung bersiul
Pernah tiba-tiba mendengar dan mengalami hidung bersiul saat kita bernapas. Meskipun menyebalkan, hidung bersiul jadi tanda terhalangnya aliran udara. Suara terjadi karena adanya endapan yang berlendir berlebihan pada lapisan saluran hidung. Lalu yang perlu dilakukan ialah membersihkan sumbatan agar aliran udara kembali lancar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?