Suara.com - 4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!
Musim pancaroba rentan menyebabkan penyakit. Peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan bisa membuat daya tahan tubuh melemah.
Akibatnya, bisa jadi Anda lebih rentan terserang penyakit infeksi. Hal ini diamini oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dr. Aria Pratama Surya Anggara.
"Penyakit yang kadang muncul saat pancaroba seperti saat ini banyak disebabkan oleh virus. Oleh karena itu perlu diperhatikan dan diwaspadai karena perlu penanganan yang cepat," ujarnya di Pontianak, Jumat (8/11/2019), dilansir Antara.
Nah, ini dia 4 penyakit infeksi yang rentan menyerang saat musim pancaroba.
1. Influenza
dr Aria menyebutkan beberapa penyakit yang kadang muncul di antaranya gangguan pernapasan yaitu Influenza (flu) yang disebabkan virus influenza, menyerang hidung dan tenggorokan, lebih sering menyerang anak-anak dan lansia.
"Pada umumnya flu bisa sembuh sendiri, tetapi jika dibiarkan lama bisa menyebabkan gangguan di paru-paru menjadi infeksi saluran pernapasan," kata dia.
2. Gangguan pencernaan
Baca Juga: Ini Tips Jaga Kesehatan di Musim Pancaroba Jelang Mudik Lebaran
Kemudian juga ada gangguan pencernaan, yang sering terjadi adalah diare. Diare atau buang air besar cair dengan frekuensi lebih dari lima kali atau lebih, bisa menyerang siapa saja, lebih sering disebabkan oleh perubahan kondisi air khususnya di Kota Pontianak dan Kalbar ini sering perubahan rasa dan kandungan dari air PDAM maupun sungai.
"Perubahan kondisi air sangat rentan terkena diare. Diare yang terus menerus bisa menyebabkan dehidrasi sedang sampai berat sehingga beiesiko jika tidak ditangani," kata dia.
3. Sakit mata
Selanjutnya sakit mata, yang sering disebabkan oleh bakteri dari lingkungan luar maupun lingkungan kelompok, menyebabkan mata menjadi merah, gatal, berair, banyak timbul kotoran mata, dan akan mengganggu penglihatan.
"Sakit mata juga sangat berisiko penularan terhadap orang lain tinggi melalui kontak langsung dari tangan," papar dia.
4. Demam berdarah dengue
Yang juga mesti menjadi perhatian khusus kata dia yakni demam berdarah dengue dan atau chikungunya, sering muncul di musim pancaroba, disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau atau aedes albopictus.
"Gejala demam dengue yang muncul jika terkena virus dengue adalah demam tinggi secara tiba-tiba, lemas, mual, muntah, mudah memar, nyeri kepala, nyeri otot, nyeri sendi, bahkan sampai mimisan, dan akan menjadi berbahaya jika ada pendarahan yang berat," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya