Suara.com - Latihan Ini Bisa Atasi Disfungsi Ereksi Hingga Ejakulasi Dini, Mau Coba?
Perempuan punya latihan kegel untuk memperkuat otot-otot dasar panggulnya untuk mempersiapkan Miss V melalui proses melahirkan atau membuat seks lebih intens.
Tapi, bagaimana dengan lelaki? Apakah latihan kegel juga bisa memperkuat otot-otot dasar panggul mereka? Jawabannya adalah ya!
Dilansir dari Mens Health Magazine, sebuah ulasan baru dalam jurnal Urology mengatakan, jika ada latihan khusus untuk memperkuat dasar panggul lelaki, otot yang mengelilingi pangkal penis dan dipercaya dapat membantu mengurangi disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.
"Ketika lelaki ereksi, otot-otot panggul akan menyimpan darah di poros mereka. Ini membantu mereka meningkatkan dan mempertahankan ketegangan," kata ahli bedah urologi Dr Andrew Siegel, penulis penelitian dan pencipta latihan lantai panggul DVD Private Gym.
Dan untuk ejakulasi dini, kata Dr. Siegel, menekan otot-otot itu dapat menunda orgasme Anda. Semakin kuat otot-otot ini, semakin baik efeknya.
Bahkan, latihan ini juga didukung oleh sains. Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa latihan kegel meningkatkan fungsi ereksi pada 75 persen lelaki. Dalam studi lain, peneliti Italia menemukan bahwa 61 persen lelaki disembuhkan dari ejakulasi dini melalui rehabilitasi otot-otot dasar panggul.
Namun, ada banyak penyebab ereksi dan masalah ejakulasi yang berbeda, jadi mungkin tidak semua hal bisa diselesaikan dengan kegel, kata Dr. Christopher Kelly, asisten profesor urologi di Langone Medical Center.
Meski begitu, latihan ini gratis, mudah dilakukan, dan layak dicoba sebelum Anda beralih ke pengobatan.
Baca Juga: Tak Hanya ISPA, Polusi Dapat Sebabkan Disfungsi Ereksi pada Pria
Siap mencobanya sendiri? Inilah cara melakukannya.
Tekan otot seperti saat Anda sedang menahan buang air kecil atau menghentikan aliran urin dan tahan kontraksi selama 1 hingga 2 detik, lalu lepaskan Ulangi 30 kali, istirahat satu menit dan selesai. Lakukan sebanyak 3 set, 3 hingga 4 kali seminggu.
Namun, berkonsentrasilah jika Anda hanya menggunakan otot panggul, dan bukan otot glutes, paha, atau pinggul Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?